Ini pemikiran yg menarik tentang gimana kebiasaan buruk bisa bikin masa depan kita suram.
Intinya dia bilang:
Waktu umur 22, ngabisin 3 jam buat scroll di media sosial keliatannya sepele. Tapi pas udah 28, tiba2 jadi susah fokus baca artikel karena mesti ngecek handphone tiap paragraf.
Terus pas udah 32, kamu mulai bingung kenapa proyek yang diimpikan ga pernah kelar. Masih punya impian, tapi seolah ga ada waktu buat mulai.
Dan di umur 40, kita ga bisa menyelesaikan 1 buku satu pun.
Kebiasaan kaya gini emg harus dihilangkan dari sekarang, karena waktu ga akan bisa kembali.
Setuju ga?
Ada 2 jenis yg gajinya segini: pewaris dan perintis.
Dua2nya bisa bergaji sama, tapi pressurenya lebih gede dan lebih gila di perintis, karena tipisnya safety net bikin perintis lebih anxious.
I’ve seen this when I was in consulting surrounded by privileged colleagues..
Kalian mau kaya?
Entah itu dari bisnis, dari gaji gede, dari trading, kalian perlu yang namanya internalisasi dulu dalam diri
Karena kekayaan itu hanya byproduct dari apa yang ada di dalam diri kalian
Kalau dari dalam diri kalian masih mental miskin, ya susah bos!
Anak2 yg kamu bicarakan ini hanya menerima 250.000 sebulan, sedangkan orang tua yg makan dari proyek ini bisa dapat min 2.5 jt - 32 jt sebulan, yayasannya bisa dapat ratusan juta sebulan
Anak2 ini hanya dijadikan alat utk kepentingan politik, bisnis & ekonomi sekelompok orang
Orang ngira, kekayaan tu cuma punya duit banyak.
Padahal kata Sahil Bloom, uang itu cuma 1 dr 5 jenis kekayaan.
Ada 4 jenis kekayaan lain yg disepelein, padahal ini game changer bikin "kaya finansial".
Buat yg blm liat podcast radit/baca bukunya Sahil, neh kita rangkumin!