read more books. read to escape reality. read to understand reality. read to challenge what you believe. read to think better. read to write better. read to argue better. read to know yourself. read to build something. a single book can completely rewire your brain.
kalo masih blm sanggup pindah negara, harusnya udah paham negara kita punya nilai-nilai dan budaya sendiri yg kt junjung dr dulu smp skg itu gmn. ya terima aja. jgn terlalu apa apa dibarat-baratin. kl mau kebarat-baratan, ya pindah aja
There are literally a million things to be angry about in this country and somehow yall chose to direct that anger at a gay couple minding their own business and showing affection. During pride month, too. The priorities are genuinely baffling.
Menurut gue sih, mereka salah. Tapi reaksi kampusnya juga berasa kebablasan. Orang ciuman di perpustakaan, bukan korupsi dana kampus.
Yang bikin gue lebih concern justru efek domino setelahnya. Nama udah tersebar, keluarga kena imbas, pertemanan berubah, masa depan akademik bisa berantakan. Hukuman selesai dalam hitungan bulan, tapi jejak digital dan stigma bisa nempel bertahun-tahun.
Kalau sampai beneran DO, ya semoga mereka bisa lanjut kuliah di tempat lain, beresin hidup pelan-pelan, cari kerja yang baik, dan move on. Kadang satu-satunya cara buat mulai dari nol adalah pergi dari lingkungan yang udah keburu ngecap lo seumur hidup karena satu kesalahan.
Boleh kasih sanksi. Tapi kalau sampai hidup dua orang harus dihancurin demi jadi efek jera, itu namanya bukan edukasi lagi, tapi tontonan.
Cowo indo banyak yang claim diri mereka homophobic tapi urusan nonton bokep nyarinya lesbian atau threesome, yadda yadda yang 90% pasti ada cewe bisexual or lesbian di bokep itu lol. Langsung ngaceng lu pada kalo nonton cewe sama cewe kissing. Just cut your dick aja lah
Coba aja kaum hetero yang begini, paling cuma direkam diem-diem dan diupload pakai caption yang menggiring massa. Kalaupun ketahuan sama pihak kampus, paling ga diapa apain atau mentok teguran doang 😂
Their ONLY fault adalah kissing di lingkungan kampus but why people only highlighting their sexuality & why you guys have lots of energy buat ngearak mereka daripada ngearak pelaku kekerasan sexual?
Also mereka kissing pun dengan consent, beda sama kasus ks yang without consent