aku pernah dimarahi karena menjelaskan apa yang aku rasakan, aku pernah didiamkan karena aku berani mengutarakan kekecewaan. kemudian pada akhirnya aku sadar, bahwa aku tidak pernah diberi waktu untuk membela diriku sendiri. tapi semua itu menjadi salahku dan aku dituntut untuk tetap diam, mengerti, memahami serta menerima semuanya.
POLYESTER.... polyester....... polyester.... di negara tropis ini... Kata gue musnahkan kewajiban pake baju harus formal dan kita semua ayo pake bahan rayon katun viscose dan linen ONLY!!! 😭😭😭
Kenapa harus keliatan kaku bin necis sih.. GERAH... BAU KETEK..
Ketika ditanya kenapa gak mau balik Indo, jawabanku:
Kerja itu pasti stress, capek, dll
Tapi, enakan stress dengan gaji rupiah atau dollar? Enakan stress tapi udara bersih atau menghirup asap?
Lalu biasanya dibales: “Ya lu ngomong gampang”
Jawabanku: “kata siapa gampang?”
Dalam ilmu psikologi, konsep ini disebut "psychological reactance".
- awalnya, kita ingin melakukan sesuatu secara sukarela.
- lalu, ada orang yang menyuruh melalukan itu.
- kita malah jadi enggan melakukannya, karena membuat kita merasa kehilangan "kebebasan berperilaku"
Ajari anak-anak untuk tidak sembarangan sentuh hewan.. apalagi kalo itu satwa liar.
Yg terpenting jangan piara satwa liar si, apalagi monyet. Itu baru dijambak, belum dicabik-cabik jd 5. Belum ketularan penyakit zoonosis
Tugas suami tu sebagai qawwam dan itu berat. Masalahnya adalah laki2nya mau belajar atau nggak? Biasanya yg begini dibahas di kajian pranikah. Kajian pranikah banyak, tapi pesertanya
98% perempuan
1.5% panitia
0.5% laki2
Kajiannya dah ada, pesertanya yg ga ada
@skinbrotha nogura, FIX NO DEBAT BISA DIADU SAMA SEIROCKYA dengan harga hampir SETENGAHNYA WKWKWK
cuman kudu sabar aja karna mereka buka cmn senen rabu jumat dan harus NGEWARRR
halal lan toyyiban + gua yakin dibuat dengan penuh cinta dan doa sepenuh hati😭💙
Sbg perempuan berjilbab, dlm waktu yg lama, aku pun mikir begini. Aku yakin Allah itu adil, tp perkara ini kok rasanya aku blm nemu letak adilnya ya?
Tp alhamdulilah, blm lama ini aku denger ceramah yg menjawab kebingungan aku soal perintah menutup aurat dan menjaga pandangan.
Nemuin penginapan 50ribu per orang di Malang. Kamar bersih bgt, sprei sarban n selimut wangi londri, TV, kamar mandi dalam, pagi2 dikasih indomie goreng sama teh manis panas pula.
Ini yg punya mau sedekah ke travellers yah???? 😭😭
Dua minggu lalu aku ketemu guruku dari SD, Pak Ridwan, di sebuah acara online. Beliau ngasih nasihat ke kami, murid-muridnya yang menurutku ngena banget.
“Murid-murid Bapak gak usah ya cari jabatan. Fokus sama memperbesar tabungan jiwa.”
Kenapa nasihat ini ngena banget? Karena hari ini banyak anak muda seusiaku yang fokusnya pada personal branding semata tapi wadah rezeki atau tabungan jiwanya gak ditambah. Pak Ridwan menggambarkan ini ke dalam bagan 3 dimensi.
Dewasa ini kita banyak melihat orang “meminta jabatan” atau “menampilkan dirinya” lebih besar dari tabungan jiwanya sendiri. Artinya sebenernya kapasitas dia belum di situ, tapi brandingnya seakan-akan udah jauh lebih keren (sampe CV-nya yang inflated itu diiklanin di instagram, misalnya). Atau sampai mati-matian mengubah aturan agar tabungan jiwa yang minim itu dipaksakan untuk “membayar” jabatan yang malah mencelakakan banyak orang.
Padahal ya sebuah posisi pilihannya cuma dua: memuliakan atau menghinakan. Kalau tabungan jiwa kita lebih kecil dari posisi kita hari ini, biasanya utang itu harus dibayar di kemudian hari. Entah dengan kerugian di bisnis, ditipu partner, ketahuan gak bayar pegawai dengan layak, korupsi, gak mampu ngerjain kerjaan di jabatan kita hari ini, atau ngeluarin kebijakan yang mencelakakan banyak orang. Tentu lebih banyak lagi possibility-nya.
It’s an important note for all of us. Being confident is important. But lying to others and to yourself, deceiving many people through manipulating regulation (ehm) and manipulating your CV and personal branding is a no :)
Semoga setiap harinya kita bisa selalu jadi pribadi yang jujur, dan semoga Allah nempatin kita di posisi yang memang kita layak mendapatkannya, karena tabungan jiwa kita sudah cukup untuk menghidupi posisi itu.
Btw, iya, ini Pak Ridwan yang itu, pelatih olimpiade matematika, yang juga pendiri Klinik Pendidikan MIPA di Bogor.
#agustusbagus Day 6, tentang sebuah nasihat
@rahmimimi Yes, termasuk. Pamit.
Even the meanest boss has conscience
Your actions now define your values and ethics.
You can't control people behavior but you can control your reaction.
What goes around comes around.
Sebenernya banyak yg minim budget bahkan gratis di Jakarta. Tp lu pada aja kebanyakan gengsi.
Ada museum punya pemerintah yg masuknya gocengan doang, lu pada maunya ke museum macan. Tiap minggu selalu ada konser gratis di Sarinah, lu pada maunya artis internasyenal. Y susah.