Halo teman² boleh bantu up tidak karthula di papua selatan mohon bantuan nya teman² bisa di up serame seperti kalimantan karena disini warlok gabisa bersuara dengan bebas kalau sampai trending d prov sini otomatis pemda kasih mati jaringan, mohon bantuan nya teman²
Kenalan lagi sama salah satu penghuni Taman Nasional Tanjung Puting 🦧
Namanya ROGER, bisa dibilang dia itu "lord" atau bos besarnya orangutan di area Camp Tanjung Harapan, Taman Nasional Tanjung Puting.
Profilnya itu legendaris banget di kalangan para ranger hutan dan turis yang sering ke sana.
ROGER ADALAH SI PREMAN HUTAN YANG CERDAS 🦧
🦧Roger ini orangutan jantan dewasa dominan. Mukanya punya bantalan pipi (flanges) yang lebar banget, khas cowok alfa, plus ada bekas luka di atas bibirnya. Katanya, tenaganya setara tujuh orang dewasa. Kalau dia sudah lewat, orangutan lain pasti langsung minggir sungkem.
🦧Hobinya hadang kapal logistik.
Ini bagian lucunya. Roger itu pintar banget. Dia hapal luar kepala jadwal mingguan kapal yang bawa pasokan buah pisang dari kota.
Kadang, dia sengaja jalan kaki ke dermaga wisata cuma buat menghadang kapal logistik itu demi minta jatah pisang. Para ranger sampai harus putar otak buat mengalihkan perhatiannya supaya kapal bisa lewat dengan aman.
🦧Raja yang rajin patroli.
Daerah kekuasaannya luas banget. Dalam sehari, dia bisa jalan kaki dan memanjat pohon keliling hutan sampai radius 24 kilometer cuma buat memastikan wilayahnya aman dari gangguan pejantan lain.
Masa-Masa Sulit Akibat Kebakaran Hutan 😢
Sayangnya, cerita keren si Roger ini sempat berubah jadi mengharukan waktu kebakaran hutan hebat melanda Tanjung Puting.
Roger suka bengong di pohon gosong. Ada video viral yang bikin netizen sedih banget. Roger terekam lagi duduk lemas sendirian di atas dahan pohon yang daunnya habis. Di bawahnya, sejauh mata memandang, cuma ada tanah hitam bekas kebakaran dan asap tebal.
Si Raja Rimba yang biasanya gagah kelihatan bingung karena "istananya" habis terbakar.
Karena pohon-pohon tempat tinggal dan sumber makanannya ludes, Roger terpaksa turun gunung. Dia dan beberapa orangutan lain sempat terlihat mendekati pos jaga para ranger dan perumahan warga sekitar. Mereka bukan mau menyerang, tapi murni karena kepanasan dan kelaparan mencari tempat berteduh.
Gimana Kondisinya Sekarang?
Untungnya, Roger nggak sendirian menghadapi masa sulit itu. Para petugas taman nasional dan relawan dari lembaga konservasi (seperti OFI) langsung bergerak cepat.
Meskipun kondisi hutan masih berasap, mereka rajin mengantarkan makanan dan buah-buahan ke tempat pemberian pakan (feeding site) supaya Roger dan teman-temannya nggak kelaparan.
Kisah Roger ini akhirnya viral dan jadi pengingat buat banyak orang kalau hutan Kalimantan dan penghuninya yang pintar-pintar ini memang harus benar-benar kita jaga bareng-bareng.
The photographer didn’t use any filters on these photos.
The sky actually appeared yellowish due to the forest fires which has last for 4 months. Meanwhile, Indonesian government do nothing about it. It’s truly tragic and sickening.
Keberadaan sang predator puncak terakhir Pulau Jawa, macan tutul jawa (Panthera pardus melas), kembali terkonfirmasi di Cagar Alam (CA) Nusakambangan Barat, Kabupaten Cilacap!
Bantu UP, guys.. 🚨
Salah satu media internasional, ABC News Australia, mewawancarai seorang kepala sekolah di Palangka Raya bernama Nathaniel.
Nathaniel menjelaskan bahwa karhutla udah berlangsung selama empat bulan, dan dua bulan terakhir jadi periode yang sangat berat. Bayangin, selama itu yang mereka lihat cuma langit berwarna kuning keabu-abuan.
Dia juga mengatakan bahwa saat ini warga cuma bisa berusaha bertahan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Banyak warga dari kalangan ekonomi rendah yang bahkan nggak punya perlindungan memadai untuk menghadapi kebakaran ini.
EMPAT BULAN, GUYS. Bukan empat hari. Sementara warga Kalimantan terus berjuang buat bertahan hidup di tengah kondisi yang makin berat.
Tolong bantu UP supaya kondisi mereka nggak terus diabaikan. Prabowo lu bener bener jahat banget 😭
@prabowo@kemenhut_ri@Gerindra@bahlillahadalia@KemenkesRI@ConservationOrg@UNEP@IPCC_CH@Greenpeace@UN@antonioguterres@Reuters@AJEnglish@The_Hindu@SCMPNews@ChannelNewsAsia@hrw@guardian@save_children@GreenpeaceID
"pasang banner di bundaran hi merusak cagar budaya"
terus gimana dengan hutan & taman nasional yang dibakar? itu termasuk merusak alam dan habitat satwa loh.