Ternyata beda umur beda sudut pandang
Dulu banyak yang nganggep Edward Cullen itu definisi boyfriend goals. Selalu ada buat Bella, rela mempertaruhkan nyawanya, bahkan cintanya terasa begitu besar sampai seolah dunia cuma berpusat pada bella
Tapi setelah rewatch pas udah lebih dewasa, aku baru sadar kalo banyak hal yang dulu kita sebut "romantis" ternyata lebih dekat ke perilaku yang terlalu mengontrol
Contohnya, edward sering mengambil keputusan sepihak atas nama bella. Dia merasa tau apa yang terbaik buat bella dan bertindak berdasarkan keyakinannya sendiri. Niatnya mungkin untuk "melindungi", tapi menurutku secara ga langsung dia juga mengurangi hak Bella untuk memilih
Bahkan ada adegan ketika si edward diem diem masuk ke kamar bella setiap malam untuk "melihat" bella tidur. Dulu terlihat sweet karena nunjukkin betapa besarnya rasa cinta dia. Sekarang justru aku melihatnya terasa mengganggu, karena jatohnya dia ngasih perhatian tanpa batas yg memperkecil ruang privasi buat bella
Tapi aku ngerti juga karena film ini lahir di era ketika sosok laki-laki yang posesif, selalu mengawasi, dan overprotective sering ditulis sebagai tanda cinta yang "mendalam". Tapi mendalam aja belum tentu sehat dan bukan berati harus selalu mewajarkan dia ingin tau kamu lagi di mana, bersama siapa, bahkan ingin mengendalikan keputusanmu yang katanya demi "kebaikanmu"
Padahal pas udah dewasa definisi cinta juga ikut berubah
Ujung2nya nonton format tegak di TikTok.
"Dia Odiseus, seorang pahlawan Troya. Dia mau pulang tapi Dewa laut mencegahnya. Dia bertemu penyihir Circe dan monster laut. Istrinya menunggu di rumah dengan setia..."
Ternyata ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang memilih single, tidak menikah, dan tidak mau memiliki hubungan romantis itu cenderung menjadi target stereotip negatif dan diskriminasi.
Stereotip negatif itu antara lain kurang bahagia, kurang sukses, kurang dewasa, atau โcacatโ secara pribadi.
Penelitian juga menunjukkan bahwa tekanan sosial berlebihan untuk menikah dapat berdampak negatif pada kesehatan mental, seperti stres, kecemasan, dan penurunan kesejahteraan.
Tapi yang menarik adalah, orang yang memilih single secara sukarela (voluntary singlehood) malah punya kepuasan hidup yang tinggi jika memang pilihan itu sesuai dengan nilai dan tujuan pribadi mereka.
Semoga bermanfaat!
Sumber:
-โCat Ladiesโ and โMamaโs Boysโ: A Mixed-Methods Analysis of the Gendered Discrimination and Stereotypes of Single Women and Single Men
-Singleness, Religiosity, and the Implications for Counselors: The Indonesian Case
@pevpirs Iyo special effect e jek apik. Setelah rewatched di umur 30, bagian ending e rodok disayangkan soale setelah renkarnasi bolak balik pun, kecantole tetep ambek arek SMA maneh wkwkwk ๐๐๐
@pevpirs Kim shin-mu terlalu bosen urip dg ndelok saldo gak berseri. Dan tugasmu di dunia adalah menarik pedangnya(seluruh saldo rek), lalu menjadikannya debu(mantan nasabah)
Pernah nggak sih asal ngomong, eh malah beneran dikabulin sama Allah? ๐ญ
Aku pernah. Dulu pas SMP, habis salat Subuh aku tidur lagi. Terus ibuku nyeletuk, "Kamu bangun siang terus, nanti kalau nikah ikut mertua gimana?"
Aku santai aja jawab, "Ya cari yang yatim piatu lah." ๐ญ
Terus ada lagi. Karena aku picky eater dan nggak doyan ikan, ibuku bilang, "Nanti kalau suamimu sukanya ikan gimana?"
Aku jawab, "Ya cari yang sukanya cuma tempe."
Eh ternyata suamiku sekarang beneran yatim piatu dan emang nggak suka ikan, sukanya tempe. ๐ญ๐ญ