"Diskusi Indonesia emas memanas di Semarang, budiman sudjatmiko kena semprot mahasiswa"
Muncul juga sifat asli budiman🤣
Itu mahasiswa yg lain ngapain masih disitu, harusnya ikut keluar biar budiman gak gede kepala karena ngerasa dihargain!
Cak Nun : Yang punya akal sehat pasti putus asa melihat kondisi Indonesia sekarang.
Dan yang bicara ekonomi baik-baik saja adalah mereka yang hidup mewah dari hasil peras keringat rakyat (pajak)?
sumpah kalian harus baca ini. punya @projectm_org gimana rezim prabowo dan seskab teddy membungkam media saat meliput bencana di Sumatra. semua dibungkam
Film Warkop sepi penonton dan rating jeblok
Konon krn pendukung rezim meranin karakter Dono dan ada "Rans" milik Raffi Ahmad dlm film tersebut
Ini sih kesalahan Indro, harusnya dia paham kalau Alm. Dono dan Kasino itu vokal dlm melawan kebobrokan pemerintah, bkn jd Buzzer
- Ga bisa menangani bencana Sumatra? Dibelain.
- Keluar negeri terus? Dibelain.
- Kurban pakai APBN? Dibelain.
- Rupiah melemah? Dibelain.
- BBM naik? Dibelain.
- Harga kebutuhan pokok naik? Dibelain.
- PHK massal terjadi? Dibelain.
- Daya beli masyarakat turun? Dibelain.
- Utang negara bertambah? Dibelain.
- Pajak dinaikkan? Dibelain.
- Defisit melebar? Dibelain.
- IHSG anjlok? Dibelain.
- Lapangan kerja seret? Dibelain.
- Investasi mandek? Dibelain.
- Harga beras naik? Dibelain.
- Harga listrik naik? Dibelain.
- Program kontroversial jalan terus? Dibelain.
- Pejabat bikin pernyataan blunder? Dibelain.
- Kritik publik diabaikan? Dibelain.
- Demonstrasi mahasiswa diremehkan? Dibelain.
- Janji kampanye belum terealisasi? Dibelain.
- Menteri bermasalah dipertahankan? Dibelain.
- Kabinet gemuk? Dibelain.
- Anggaran membengkak? Dibelain.
- Kepercayaan pasar turun? Dibelain.
- Rating pemerintah turun? Dibelain.
- Apa pun yang terjadi: Dibelain.
Siapa pun yang mengkritik:
Disalahin.
Sesuci itu kah sosok yg pernah ada ISU HAM ini di mata kalian?
ternyata pak prabowo kenal dadan (eks kepala BGN yg korup) gara2 tanaman kesayangan pak prabowo mati trus diselamatkan sama dadan akhirnya mereka berdua deket
Oknum TNI yg berbuat arogan sesungguhnya mrk sdg menanam angin yg suatu saat nanti mrk akan menuai badai.
Ingatlah.... terlepas benar atau salah, arogansi dan kekerasan kalian hanya akan menjatuhkan wibawa dan marwah TNI.
Cuma jualan produk pabrikan doang. Jadinya ya… Alfamart atau Indomaret versi desa. Bahkan kalah saing sama Warung Madura!
Terus rakyat desa dapet apa?
Duit APBN ratusan triliun cuma buat bikin “koperasi” yang malah nggak beda sama warung biasa?
Buat apa sih proyek beginian?
Betul! Nyali Mukidi & Mafia di belakangnya tak sebesar yg terlihat
Kabur dari sidang, hilangkan barang bukti, kriminalisasi orang yg nanya ijazah & orang yg membuktikan kepalsuan ijazahnya
U r not winning this kind of battle, because Mukidi & the genk is already lost