4.000 buruh PT Feng Tay Bandung dirumahkan sejak 15 Juni.
Pabrik pemasok Nike.
Total karyawan: 14.000 orang.
Sebabnya? Order selesai, bahan baku terlambat, geopolitik global kacau.
Mereka nggak korupsi.
Nggak males kerja.
Tapi nasibnya ditentukan oleh keputusan orang-orang yang bahkan nggak tahu nama mereka.
Siapa yang lagi bahas nasib 4.000 orang ini di DPR hari ini?
Wajib militer di Korea karena jaga-jaga perang sama Korut
Wajib militer di Taiwan karena jaga-jaga kalau US-China mau konflik
Wajib militer di Singapura karena warganya dikit, personil tentara kurang
Wajib militer di Indonesia karena mau JAGA TOKO. Sekali lagi, mau JAGA TOKO.
Kalau nanti tarif listrik sampai naik, jangan cuma marah ke PLN. Salah satu yang harus ikut disalahkan adalah MBG.
Kok bisa?
Mari saya jelaskan.
Masalah listrik hari ini salah satunya berawal dari pasokan batu bara ke PLN yang tidak lancar. Padahal batu bara itu bahan bakar utama banyak pembangkit listrik kita.
Kenapa bisa terjadi?
Karena ada yang namanya DMO (Domestic Market Obligation)
Sederhananya, perusahaan batu bara diwajibkan menjual sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk ke PLN.
Masalahnya, harga batu bara untuk PLN dipatok lebih rendah dibanding harga pasar ekspor.
Jadi secara bisnis, pengusaha batu bara lebih "tergoda" menjual ke luar negeri karena marginnya lebih besar.
Kalau pemerintah mau bikin pasokan PLN aman, harga batu bara DMO harus dibuat lebih kompetitif.
Tapi konsekuensinya biaya produksi listrik PLN naik.
Nah, dari sini pilihannya cuma dua:
tarif listrik dinaikkan, atau subsidi/kompensasi listrik ditambah.
Saat ini, subsidi listrik sekitar Rp90–100 triliun per tahun.
Jika ditambah kompensasi untuk menahan tarif, beban listrik di APBN bisa tembus Rp245,58 triliun.
Masalahnya, ruang fiskal negara sudah keburu disedot program jumbo seperti MBG.
Jadi ketika subsidi listrik butuh tambahan, pemerintah akan bilang APBN terbatas.
Ujung-ujungnya?
rakyat lagi yang diminta untuk mengerti:
bayar listrik lebih mahal,
atau terima pemadaman bergilir.
Dan semua ini tidak akan terjadi kalau ratusan triliun APBN tidak dikunci untuk MBG.
Udahlah bisnisnya monopoli, di negara penghasil batubara terbesar di dunia, tp listrik harus padam bergilir krn kekurangan pasokan batubara - krn gak ada duit buat beli batubara? Hmmm..
“politik ga ngaruh ke hidup gue”
tapi kopi lu naik 2.000
tapi bensin lu naik jadi 16.250
tapi rumah lu kebagian pemadaman bergilir
heran, padahal itu nyata bgt depan mata mereka
Dana MBG itu kalau 10 tahun konsisten dikucurkan untuk pendidikan, bakal melesat bangsamu.
Gak ada lagi tuh generasi yg percaya hoax, beriman sama penguasa, dan milih pemimpin lewat joget.
Kebodohan ini mungkin sengaja dipelihara karena penguasa kenal mayoritas pemilihnya.
Coyyyyy gue keinget ini.
Masa kopdes jam operasionalnya cuma 2jam dr senin-kamis. Niat jualan kaga sih????? Kasian rakyat selucu ini dikasih pemerintah yg ga pernah serius kerjanya😹