banyak banget detail di film jumbo yang gw tuh kaya yang “hah kepikiran ya sedetail itu dipikirinnya”
1. mae bilang ke nurman “izin dulu dong jgn main pegang2!” —> CONSENT, jangan pegang2 sembarangan
2. ekspresi atta pas masuk kamar don, liat kearah PS, kamarnya yg gede—
250 milyon Müslümanın yaşadığı Endonezya'nın Cumhurbaşkanı, AKP'li vekillerin gözüne bakarak Atatürk'ü övdü:
"Gelişmekte olan ülkelerde Atatürk bir idoldür, cesaretin temsilidir. Evimde Atatürk'ün heykeli var."
disrespectful, lg bangun awareness malah jd impostor, bs gk sih issue sepenting ini jgn dijadiin jokes, orang yg demo sampe ada yg operasi, gigi & wajahnya hancur karena di aniaya sama aparat, yg menyuarakan itu semua ngga ada harganya kah demi jokes april mop? @neohistoria_id
CALLING TO ALL INTERNATIONAL COMMUNITY, JOURNALIST & MEDIA ❗
Please tag foreign influencers, journalists, media, etc. We need the world to watch, support and stand in solidarity with the people of Indonesia 🇮🇩
cc: @barengwarga@BudiBukanIntel@logos_id@neohistoria_id
Yang ditakutkan saat kritik TNI dan RUU TNI
“karena memang sumber daya mereka tidak didesign untuk diskusi“
Sipil kalau dibeginikan pasti takut, makanya militerisasi tidak cocok mengurus sipil dan demokrasi
#TolakRUUTNI#TolakRevisiUUTNI
https://t.co/PthmLhPbmD
SUARA RAKYAT JELITA
17 Agustus 2025 nanti katanya Presiden akan meluncurkan program Government Technology (Govtech) katanya bertujuan untuk membuat aplikasi yang sebelumnya terpisah di masing-masing Kementerian/Lembaga jadi terintegrasi dalam satu aplikasi.
Ini tolong jadi concern cuyyy. Sepertinya ada hubungannya dengan RUU Polri terkait siber.
Dan terkait ambisi utk Integrasi Govtech sampe pemantauan bansos, belanja, pajak dll, percaya sama gw bakalan jadi the next blunder seperti coretax.
Motivasi individu yg ikut aksi itu ya macem². Ada yg dendam sama aparat dan rezim 🪖, ada yg krn ikutan temennya 💑, ada yg krn ideolohi ⚒️, ada pgn foto² biar dpt likes di sosmed 📸, ada yg pgn jd pahlawan🦸.
Selama masih mutualisme demi kepentingan bersama, yauda lah ya