Setelah kami umumkan nomor WA baru kemarin, nilai sumbangan sudah melewati Rp 3,5 Miliar.
Tetap semangat. Lihat cara berpartisipasi di poster di bawah.
Salam Integritas!
Kalau saya sdh tdk tinggal di bekasi. Merantau di kota lain, menyulitkan. Harusnya dikasih alternatif, boleh di cetak di samsat kota manapun juga.
Saya pernah bayar pajak online wilayah jatim. Langsung jadi. Tinggal download. Bawa ke tempat potokopi, selesai
Saya sdh bayar pajak motor lewat aplikasi @sapawarga karena masuk wilayah bekasi. Dan ternyata utk pengesahannya harus datang ke samsat terdekat/ samling. Samsat terdekat itu harus wilayah bekasi. Percuma bayar online akhirnya harus datang juga ke samsat. 2x kerja.
Terjadi kecelakaan tunggal tol arah bandung ke jakarta km. 70. Lajur kanan. Truk membawa ayam terguling. Sudah ada petugas. Di mohon berhati hati yang melintas malam ini @RadioElshinta
Buka twit hari ini yg trending bukan soal chiki. Tapi #hujan.
Mau donk gantiin posisinya. Aku tdk ada niat haji. Krn sdh pernah berhaji. Niat bikin konten?jawaban aku : ada waktu senggang. Kalo kamu pernah, pasti paham. Bikin konten positif why not
(6) Begitupula dengan emas/ nikel/ timah dan tambang2 lainnya. Jangan di manfaatkan untuk membangun menara menara menjulang langit ke depannya. Akibatnya sekarang apa? BANJIR BANDANG. Ekosistem terganggu. Rakyat jelata yang terdampak langsung. Di korbankan.
(5) Contoh lagi : hutan yang di gundulin, diambil kayu nya untuk kebutuhan paper, triplek dll. Tugas selanjutnya adalah tanamin kembali bibit bibit pohon baru.
(4). Contoh : batubara. Kalian membabat hutan, mengeruk tanah sampai ke kedalaman tertentu hingga mendapatkan batubara. Tugas kalian selanjutnya adalah menimbun tanah yang growong, lalu tanamin kembali pepohonan.
(3). Ketika kalian yang punya usaha di bidang batubara/ kayu/ emas/ nikel/ timah dll yang sejenisnya. Yang mana semua itu di dapat dari pengrusakan lingkungan. Kalo usaha kalian LEGAL, sudah harus SOP nya dikembalikan ke posisi alam semula.
(2). Orang kita banyak yang pintar dan cerdas. Dan tahu sebenernya solusinya. Tapi apa? Mereka tdk ada power. Mereka ditutup uang. Mereka suka uang (semua pun suka, termasuk saya).
Aku kasih gambaran (aku tdk pandai dan aku pun juga bukan ahli lingkungan, aku hanya orang awam)
(1) Menanggapi fenomena alam yang terjadi di wilayah sumatra dan sulawesi.
Jangan mencari pembenaran akan ramalan2 orang indigo, orang pintar, orang apa apalah sebutannya. Semua ini terjadi ADA SEBAB ADA AKIBAT.
Kalian lihat to, hutan jadi gundul, kemana air akan lari?
Pernikahan itu bukan investasi jangka pendek, 5 THN, 10 THN, 20 THN atau lebih. Tapi selamanya. Dapat kalian menjalani?!Manusia itu ada titik jemu nya. Mau spek sempurna kek apapun. Dan kita TDK bisa paksa harus bertahan. Endingnya bubar. Jadi jgn terus ditanya kapan kawin
Orang jujur tidak akan bisa bertahan di lingkungan "kotor". Jika tetap bertahan, akan banyak musuh dan siap di "lipat". Solusinya orang jujur ikutan arus kotor atau mundur. Zaman skr mundur pilihan sulit. Tidak ada yg gratis, semua butuh money
Dalam pertemuan ke pertemuan teman teman bisnis, apa sih yg diperoleh? Teman baru? Bisnis baru? Link baru yg lebih komplek? .. semua itu benar.. tapi apakah ada simbiosis mutualisme nya? Jawabannya hanya 10% maybe.. 90% nya kita yg jalanin sendiri.
Saya nge tweet di tgl. 27 sept. (bisa cek). Pembayaran PBB yg sempat naik hampir 100%, balik ke harga awal (setelah di demo). Nah ini hari, aku cek, nilai kembali naik hampir 100%. Apakah di saat situasi SDH adem, kita lengah, nilai dinaikkan? Apa TDK takut ada demo lebih besar?
Banyak banget orang yang cari kerja. Sampai berjejer motor seperti parkir di mall. Kadang digaji dibawah UMR saja mereka tetap mau jalani. Mau usaha juga butuh uang sebagai modal dan belum tentu juga bisa survive. Semoga angka pengangguran jadi berkurang