@restebier Kalau sama Stacie, lebih tiny yang mana, Kak?
Senang dengarnya kalau Kak Ode baik-baik. Saya juga baik-baik, jadi bapak rumah tangga aja sambil nunggu Stacie pulang. :D
@fictitiuos "Lho, emangnya aku diundang?" Scorpius memasang wajah linglung. "Maaf, di Llanfairpwllgwyngyllgogerychwyrndrobwllllantysiliogogogoch tadi agak macet. Jadi, telat deh datangnya." Ia tersenyum manis agar dimaafkan oleh sang kekasih. "Stacie mau maafin Scorpie, 'kan?"
@fictitiuos "Ayang, jangan sedih. Emang kulit pisangnya nakal tuh!" Scorpius menunjuk kulit pisang yang sekarang tergeletak di tanah. "Masa dia buat ayangku jatuh begini hiks," ujar Scorpius sok imut.
@fictitiuos "Sini, Ayang!" Scorpius langsung mengubah posisi duduk menjadi jongkok. Ditepuknya pundak sebagai kode agar Stacie naik ke punggungnya. "Aku siap gendong kamu sampai ke Mars!"
Gombal. Padahal, baru jalan beberapa langkah saja pasti sudah loyo.
@ostranein Dia ambil lalu dibuangnya jauh jauh itu kulit pisang. Ngeselin banget.
"E-enggak perlu ke rumah sakit, acaranya belum selesai. Bantuin aku berdiri dong, akunya encok, dikit." Halah, padahal mah mau manja aja. (っ˘̩╭╮˘̩)っ
@fictitiuos "Ayang kenapa bisa jatuh begitu?" tanya Scorpius. Ia lantas mengeluarkan sapu tangan dan menyerahkannya kepada Stacie. "Ayangku, sakit kah?" Ia mengerucutkan bibir sambil memasang ekspresi wajah cemas. "Ayang, mau ke rumah sakit?" tanyanya lagi, agak bawel memang.
@fictitiuos "Ayaaaaaaang!" Langsung panik ketika melihat Eustacia jatuh tersungkur. "Ayang, ayangku, ayangnya Scorpie, ayang enggak apa-apah?" Ia bergegas memeriksa keadaan puan Everette. Kerutan pada dahi memperlihatkan kekhawatiran sang pemuda.