dibilang antek-antek asing saya diam,
dibilang ndasmu saya diam,
dibilang warga desa tidak pakai dolar saya diam,
dibilang โtidak bermimpi kaya raya?โ
SAYA AKAN LAWAN!!!
@keqayaan Giliran ada ponpes ambruk aja newasin banyak orng, anak pondok pada kemana??? Ko ga di boikot juga tuh pengurus nya? Malah bilang kalau itu takdir, stresss makanya indonesia ga maju2
Ngikutin saran dokter anak di sini, anakku udah dikasih vitamin D dari umur 2 tahun kurang. Kenapa ga dari 1 tahun? Karena kata dokternya dari nutrisi MPASI sudah cukup. Dan dari setahun juga dikasih protein mulu tiap makan, minimal banget telur.
Akibatnya sekarang di umur 4 tahun, anakku lebih tinggi dari anak seusianya. Sampai sering ditanyain sama warlok, atau orang Indonesia di sini, "ini beneran 4 tahun? Makannya bagus ya."
Dan sempet kejadian juga di taman bermain di minggu lalu, dia disapa sama anak seusianya, "oppa! ๋ช ์ด์ด์ผ? (umurnya berapa?)", dijawab 4 tahun. Terus anaknya bingung, "ho? Chingu?". Anak Koreanya cuma setinggi dagunya anakku.
Bapaknya yang cuma 164 cm ini mungkin nantinya akan bangga ngelihat anaknya lebih tinggi bahkan sejak SD-SMP ๐ฅน
Gen-Z:
Paling muda 12 tahun, paling tua 27 tahun.
1) Biaya sekolah berkualitas non-zonasi mahal,
2) Sekolah negeri kena zonasi padahal yang deket kualitas seadanya,
3) UKT kuliah dinaikin beberapa kali lipat,
4) Selama kuliah mesti magang sana-sini, kalau nggak kalah pengalaman sama peer-nya,
5) Lulus gak boleh telat, lowongan kerja freshgrad maksimum 25 tahun,
6) Gaji rata-rata gak jauh dari UMR,
7) Harga rumah gak terjangkau dengan gaji UMR tambah remah roti.
Terus ngarep mereka gak bergantung orang tua?
Pasien perdarahan. Ga bawa identitas. Then dia minta tindakan saat itu jg "kalau saya umum pasti langsung ditindak detik ini jg kan?"
UWEH YA MASALAH BPJS APA UMUM JG GUE GA PEDULI, DUITNYA JUGA GA KE GUE, TUGAS GUE CUMA NYELAMATIN NYAWA LU COYYYY, SEMBARI NUNGGU SPESIALIS