Demo kemaren jujur lebih intimate dan jelas
Pure orang2 resah, mahasiswa & ojol.
gak banyak noise, gak ada yang ngonten joged tiktokan, gak ada impostor, gak ada tukang dimsum salah rekam orang rasis, gak ada influenser sok pahlawan curi panggung
Kalo begini kan lbh enak diliat
FIFA (supposedly) has rules for broadcasters during World Cup hydration breaks.
Fox broke them during the very first game, and even missed match action showing commercials...
https://t.co/HuB2nOuQBD
Hampir 40 tahun Lisensi Dunkin’ Donuts di Indo,
(dulu dipegang PT Dunkindo Lestari) abis di 2025
Mereka nggak lanjutin kontrak,
bikin brand sendiri namanya D2 Donuts
Dunkin' nya tetep ada,
dipegang PT Diamonds Donuts Internasional
Jadi BUKAN rebranding ya
When the U.K. Foreign Office considered denying North Koreans visas to play at the 1966 World Cup, FIFA told the FA that they would immediately relocate the tournament.
That was when FIFA still had something remotely resembling a spine.
@R_Perkasa Betul sih, cuma kan sayang yang harusnya bisa langganan all screen jadi malah cuma bisa di hp doang. Soalnya tadi dari grapari cuma bilang bisa di app aja
Breaking News: Berdasarkan slide dari RDP di Komisi VII, Vidio @VidioSports dikabarkan akan mendapat hak siar Piala Dunia 2026 melalui OTT
Jadi susunan hak siar Piala Dunia 2026 akan menjadi seperti berikut:
FTA: TVRI Nasional, TVRI Sport
DTH: Transvision, Nusantara HD
OTT: Folaplay, Maxstream, Vidio
FIFA didnt even say clearly the reason behind cancellation in Indonesia. And of course, considering whats happening in the US now, it's just another hypocrisy
Tetap tidak ada yang mengalahkan lucunya F1. Kampanye zero nett carbon 2030, green energy bla bla bla, pembalapnya pada demen ninggalin jejak karbon lewat jet pribadi.
Matt Baker debutan (outfield, non-naturalisasi) termuda Tim Nasional Indonesia
Tapi, siapa debutan (outfield, non-naturalisasi) paling berumur Tim Nasional Indonesia?
Jawaban: Yustinus Pae a.k.a. Kax Tipa dengan 36 taun 2 bulan pada 2019
Ayo Henhen, tak ada kata terlambat 💪
Tolong diingat bahwa so called capres paling progresif juga tanda tangan pakta anti lgbt.
95% dari masyarakat kita adalah ultrarelijius yang benci minoritas. Ini bukan buzzer tapi setelan pabrik!