Orang-orang bilang “if he wanted, he would.”
Dan aku juga dulu percaya banget sama kalimat itu.
Sampai akhirnya psikologku bilang:
“Kadang bukan karena dia gak sayang, tapi karena dia memang belum siap.
Bisa jadi mentalnya lagi capek, emosinya belum stabil, atau hidupnya masih berantakan.”
Di situ aku baru sadar, ternyata hubungan gak selalu soal siapa yang lebih cinta.
Kadang juga soal siapa yang sedang sama-sama belajar mengerti keadaan satu sama lain.
Because sometimes, love is not only about being understood,
but also learning to understand.
Keluar dari kamarmu, ambil laptop terus pindah ke cafe. Stay di hotel, traveling ke kota lain. Satu2nya obat depresi itu adalah dgn kita keluar rumah, pergi ke tempat baru, and stop looking at ur fucking phone
stop nangis, stop buat story galau, stop nunjukin betapa hancurnya kamu saat dia enggak ada, itu semua enggak akan ngerubah keadaan.
so let's be a better person sampai dia noleh ke kamu pun enggak berani dan sadar diri, keep strong!!!
Suka banget sama tulisan kaka ini di tiktok, and I've passed the situation. Kadang kita terlalu fokus sama definisi sempit "pasangan harus setara". Sama-sama berpendidikan, karir bagus, harus sama suka gym dll nya. Kadang setara dalam kapasitas emosional, sangat penting.