Aku menghela nafas panjang, berharap jika wanita itu juga melupakan kesalahanku di hari kemarin, oh, aku bahkan berharap jika wanita itu lupa dengan wajahku. Tungkaiku melangkah dengan ragu mendekat ke arah wanita tanpa nama tersebut,
Aku mengambil pulpen yang terjatuh sembari tergagap, berharap jika tidak ada aksen yang biasa terdengar jika aku berbicara normal ketika aku refleks mengambil pulpen yang terjatuh.
( @vespereine )
Terima kasih telah mengembalikan rasa hangat ke dalam hatiku sejak pertama kali kita bertemu, terlebih setelah ada hubungan yang terjalin selama satu bulan ini. Aku sayang kamu. π€