Guys.. no.. ☹️
Sebagai org yg pernah sampe bolak balik psikolog & psikiater minum obat gara2 seorang avoidant.. I now feel pity for them..
Mereka tuh sebenernya juga butuh dan mau mencintai.. but it scares them so much (bisa krn banyak faktor) and most of the time they already hates themselves.. it’s actually pretty sad..
Instead of blaming them (the avoidants) aku skrg lebih berusaha memahami kalo mereka cm berusaha melindungi diri mereka sendiri due to their traumas..
The best way to face avoidants is.. just let them be. Gaperlu coba untuk “memperbaiki” mereka dgn cara kasih cinta yg lebih banyak, it only scares them. Instead, set your own boundaries, self respect and expectations. Pahami bahwa bukan salah dan tanggung jawab kita bahwa mereka blm mampu buat meregulasi emosi dan komunikasi mereka scr baik. And find peace with the situation.
I hope both avoidants and their “victims” are healed and can develop secure attachment. May we find love that is gentle and soft. Sending hugs for everyone 🫂
Ini adalah kasus kecurigaan Tuberkulosis (TB) pada anak, dilihat dari adanya gambaran klinis yang khas pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi TB, yaitu ukuran kelenjar >1 cm, jumlah lebih dari 1, tidak nyeri, dan munculnya kronis >4 minggu.
Selain itu anak juga tampak kurus, gizi kurang dan stunting, maka kita harus waspada adanya kondisi infeksi kronis seperti TB yang dapat menghambat proses tumbuh kembang anak.
Dan gambaran TB pada anak seringkali tidak khas seperti pada dewasa, seringkali tanpa disertai batuk, adapun demam juga terkadang demam ringan yang berlangsung lama.
Sebenarnya ada metode skoring untuk membantu penegakan diagnosis TB anak, akan tetapi in this case susah menggali riwayat kontak erat ataupun gejala lainnya.
Kenapa? Ada faktor sosioekonomi dibalik kasus ini. Pasien ini hanya tinggal sama kakeknya, ibunya meninggal, ayahnya kerja di luar kota.
So, TB especially in children is more than just the disease itself.
Temen gw badannya kurus, tennis padel hampir tiap hari, nge gym juga.
Umur 29 tahun.
Bulan lalu dia divonis diabetes tipe 2.
Gw kaget. Dia lebih kaget.
Dokternya bilang satu kalimat yang bikin semua orang di ruangan itu terdiam.
I have an unpopular proposition:
1. Ujian tahap buat USMLE style, make it 'the great filter'
2. Semua dokter umum jadi dokter spesialis keluarga
3. Perbanyak kuota spesialis/residensi
4. Perbesar anggaran/subsidi residensi
5. Gaji dokter yang layak
Kalau semua memang mau jadi spesialis kenapa dipaksa jadi dokter umum? Kreatif dikit aja, lu kan digaji ratusan juta sama rakyat nih.
Good morning. Woke up to $1 now equals 18.100 rupiah. Pertamax has risen from Rp12.300 to Rp16.250, and 5kg rice from Rp75.000 to Rp90.000. If you see nothing wrong with Indonesia's current fucked-up situation, you're either a nepo baby or braindead assholes who voted for 02.
doaku untuk karir ke depannya sederhana yaAllah.
izinkanlah aku memiliki pekerjaan yang tidak mengganggu waktu ibadah kepadamu, pekerjaan yang memiliki waktu luang cukup untuk keluarga dan pasangan, waktu luang untuk belajar dan membaca buku, tentunya yang bikin saya (terutama) dan orang sekitar saya bahagia serta bangga.
pada akhirnya hidup bukan lagi tentang "if they want to, they would." tapi lebih ke "if god has written something for you, it will find its way to you." at the right time, in the right way. karena apa yang memang tuhan takdirkan untukmu tidak akan pernah benar-benar melewatimu, dan yang bukan untukmu mau sekuat apapun kamu menggenggamnya, it will never truly stay.