dari semua food vlogger di bawah, siapa yang kalau videonya lewat pasti ditonton sampai kelar?
1. fourdickus
2. rifaiju
3. darkshiiit
4. mas jancok
5. bapakkujendral
6. str8crot
Jangan cuma diromantisasi, ayo kita bertanya:
"Di tengah Dukuh Atas yg menjadi tumpuan jutaan orang setiap hari, kok ada komplek bangunan dibiarkan kosong sementara komuter harus jalan ratusan meter?"
"Ketika triliunan dana masyarakat digunakan utk konektivitas Dukuh Atas, kok bisa pemilik properti ini ikut menikmati keberadaan infrastruktur dan akses di sampingnya tapi ongkang-ongkang membiarkan propertinya kosong?"
"Ketika jutaan warga terpaksa cari hunian yg masih terjangkau di pinggiran, kok bisa ada DUA bangunan puluhan lantai dibiarkan kosong?"
"Ketika org kizmin punya Mio karbu dua biji kena pajak progresif, kenapa properti gak ada pajak yg serupa, bisa ditimbun semaunya?"
Buat apa ada negara, kalau ketimpangan ini terus langgeng tanpa solusi
Pakai cara ini untuk berjualan kartu pokemon, game, sepatu, labubu, blindbox, tiket konser, tiket kereta api, tiket bus, tiket pesawat dsb. maka kau dipanggil calo, makelar, atau scalper😡😡😡
Tapi kalau tanah dan bangunan, sebutannya 😇✨ investor✨😇
GILAAA ternyata biaya pelatihan manajer kopdes ini perorang: 45juta rupiah!!
30juta latihan militer.
15 juta untuk substansi koperasi.
Untuk 30,000 orang jadi 1.35 T!
Dana segini bisa menggratiskan UKT berapa puluh ribu mahasiswa se Indonesia.😢😢😢
atasan gue: guys mulai minggu ini tiap jumat boleh pake baju bebas ya
(hening)
semuanya: kan kita dari dulu juga tiap hari pake baju bebas (???)
atasan gue: lah iya
(hening lagi)
atasan gue: maksutnya boleh pake celana pendek, pake piyama juga boleh
Soal hotel ini… ada cerita menarik.
Jadi, Indonesia menerima pampasan perang dari Jepang pada tahun 1958.
Tahu ga berapa? $223,08 juta. Kalau pakai nilai dolar sekarang, itu sekitar 2,7 miliar USD.
Kalau dirupiahkan, totalnya : 45-46 triliun!
Sukarno dan Hatta berbeda pandangan tentang penggunaan pampasan perang ini.
Hatta : Pakai saja buat pendidikan dan pertanian dan membangun industri dasar
Sukarno? Well pake aja buat bangun SIMBOL-SIMBOL negara modern.
Apa itu? Hotel Indonesia, Sarinah, Wisma Nusantara, juga Hotel Samudra ini.
Hotel Samudera pun dikasih aroma mistis, seperti adanya ruang khusus buat ketemu "Nyi Roro Kidul"
Akhirnya apa?
Yep, Indonesia kehilangan momentum untuk membangun pendidikan dan industri dasar..
Dan memilih membangun simbol-simbol ketimbang substansi.