Narasumber bukan entitas yang statis. Mereka bisa berubah. Bisa menarik pernyataan. Bisa menyangkal juga. Dan perubahan itu tidak selalu berarti bahwa mereka sejak awal berbohong.
Ada banyak kemungkinan, bisa jadi
mengalami tekanan, mendapat ancaman hukum, mengalami intimidasi fisik atau digital, atau mungkin ada tawaran lain.
Karena itu, dalam jurnalisme atau dalam hal ini film dokumenter, perubahan sikap narasumber tidak otomatis dibaca sebagai bukti bahwa laporan sebelumnya salah, dan Papua baik-baik saja. Tetapi juga tidak boleh diabaikan begitu saja. Justru di situlah pentingnya verifikasi berlapis dan prinsip informed consent.
Narasumber adalah manusia yang berada dalam relasi kuasa. Semoga Mama Yasinta sehat selalu.
25 Mei: Uli Hoeneß mengatakan “Barcelona TIDAK PUNYA UANG” saat menanggapi rumor tentang kepindahan Harry Kane ke Barça.
28 Mei: Target utama Bayern Munich, Anthony Gordon, bergabung dengan Barça dengan harga €70 juta meskipun sudah menyepakati persyaratan pribadi dengan klub Jerman tersebut. 🔥😅
Barcelona memasak 👨🍳🔥
@hoteliercrypto Artikel ini akan sangat berdampak pada investasi yg akan masuk ke Indonesia mas. Investor setelah baca ini akan mikir2 buat put their money in here.
Btw economist itu marketnya mah emang bukan orang kayak kita2.
After four years full of challenges and hard work, it's time to move on.
I leave with the feeling that the mission is complete. 4 seasons, 3 championships.
I will never forget the love I received from the fans from my very first days.
Catalonia is my place on earth.
Thank you to everyone I met along the way during these beautiful four years.
A special thank you to President Laporta for giving me the chance to live the most incredible chapter of my career.
Barça is back where it belongs.
Visca el Barça. Visca Catalunya 💙❤️
@fcbarcelona
ANCUR DI DALAM & LUAR LAPANGAN?!
Ruang ganti tak terkontrol, pemain ribut, nirgelar, permainan bingungin, kalah di El Clasico & lihat rival Barcelona jadi kampiun La Liga.
Sepertinya ini musim terburuk Madrid dalam beberapa tahun terakhir…
Masalahnya bukan pada menit ke-66 atau ke-70.
Masalahnya adalah ada pelatih yang adil dan berkarakter: Dembélé mencetak gol, tetapi ia diganti karena Kvarra mendominasi lapangan.
Dan di El Clásico? Mbappé seperti hantu, dan Vinicius brilian, jadi Vinicius diganti.
Dia berkata: "Jika Anda tidak berlari, Anda tidak bermain."
Lalu dia tidak berani menerapkannya.
Rasa hormat tidak diberikan. Itu harus diraih.
#RealMadrid