Pak Prabowo bilang “diserang” karena MBG dituduh pemborosan. Padahal programnya “mulia” banget utk anak, ibu hamil, dan lansia.
Wah, narasinya lamis sekali.
Jelas yang dikritik itu bukan niat baiknya, Pak. Yang dikritik sistemnya yang bloated, tidak fokus, dan membuka pintu korupsi lebar-lebar. Anggaran 7% APBN cuma buat makan siang? Sementara riset cuma 0,2% GDP dan gaji guru dan dosen masih merana.
Di Lembata, NTT, ibu-ibu masak makanan bergizi panas tiap hari, edukasi gizi, biaya < Rp10.000 per porsi, zero waste. Hasilnya? Sukses.
Sementara BGN korupnya naudzu billah.
Itu bedanya.
Jadi jangan bilang “diserang karena program mulia”. Kita kritik karena ada jalan yang jauh lebih benar, lebih murah, lebih tepat sasaran, tapi dipilih yang mahal dan berisiko tinggi.
Presiden kok lebih sibuk bangun narasi “saya baik, kalian jahat” daripada memperbaiki sistemnya.
Stunting itu penting. Tapi kalau caranya salah, yang terjadi bukan nutrisi anak, tapi nutrisi “tuyul” proyek.
Azka: "upi nampilin apa di finchap?"
Luthfi: "jadi barongsai ."
Azka: "kalo feifei jadi apa?"
Feifei: *jelasin jobdisc ny di barongsai*
Luthfi, feifei semangat nyeritain barongsai panjang x lebar
Meanwhile habis tu Azka:
"Ohh barongsai tu apa..?"
😭😭😭😭😭😭😭
Bukan. Anda diserang bukan karena itu. Anda dikritik karena:
1. Tata kelolanya ngawur, rawan korupsi.
2. SPPG dimiliki oleh para pihak yg rawan konflik kepentingan seperti aparat, parpol dll.
3. Anda ga fokus ke yg benar2 membutuhkan. Minimal lakukan kajian akademis dulu sebelum eksekusi.
4. Anda memilih kepala BGN yg tdk kompeten, bahkan tidak punya latar belakang ahli gizi. Udah gitu korup pulak.
5. Makanannya ga berkualitas, bahkan banyak yg keracunan.
6. Masih banyak alasan lain, tapi yang jelas bukan karena anda mau ngasih makan anak indonesia. Jadi gausah dipelintir.