Lebih parahnya lagi, kakak perawat ICU laki-laki ini jalan cuma bawa status pasien. Maksud gue...kok ya gue yang harus dorong... Padahal sampe ICU juga dia cuma nulis status habis itu tidur, sementara gue ga boleh tidur jagain pasien sendirian.
Kata gue mah stop menggunakan koas dan mahasiswa keperawatan/kebidanan sebagai tenaga kerja. Gue habis disuruh dorong pasien dari OK depan sampe ICU, sambil bawa tabung oksigen besi itu.
Parahnya ni brankar sama cagak tabung itu kan ga seimbang tingginya, jadi tangan gue beneran nahan beban tabung ini. Masalahnya, tangan kanan gue habis kecelakaan kemaren masih sakit. Mau switch tangan kiri gabisa karena gue sambil dorong brankar.
Dini hari dapat kabar duka, pagi aku pre-op sendiri, orang itu kirim chat super mengesalkan, harus ikut op dan fungsional seperti biasa meskipun I'm not in the good condition.
Dr yut saw me and asked me to go visit the patients with him, longcase dapet BS yang prolonged 2 for another week setelah Bedah, apakah ini pertanda ak calon residen BS wkwkwk
It should be illegal for medical professionals to work for 24 hours straight. What an absurd practice. We don’t let pilots fly planes for 24 hours straight. Why do we let people who make life and death decisions for total strangers do this?
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah