Di-notice ekonom amrik lho ya 😹🫵
Jujur ini harusnya memalukan banget wkwk. Program yang dibangga-banggain cuma jd lahan basah buat dikorupsi.
Ga bisa dinafikan kalau 'Embegek' ini salah satu faktor terbesar situasi ekonomi negara kita kayak skrg.
SHAME ON U, MR. PRES!
Ada berapa hal yang bisa kita garisbawahi dari postingan mereka
1. Ada kata thin-skinned, alias berkulit tipis.
Kalau yg gw tahu, itu maksudnya mudah tersinggung.
Ya, The Economist bilang Presiden mudah tersinggung alias temperamental.
2. Lalu, The Economist bilang Prabowo harus siap sama unpalatable truths alias kebenaran yang menyakitkan.
Implikasinya, majalah ini menduga kalau Prabowo sering disuapin info manis dan nggak siap dengan info jelek.
3. Judul berita yang menyebut risky path, eroding finance and democracy.
The economist ingin pembaca mengetahui bahwa Indonesia berada di posisi yang rawan atas ulah presidennya sendiri.
Seperti apa ulah itu?
Pengkondisian oposisi, kebijakan MBG dan Kopdes dsb.
Kalau kelen sadari, hanya media asing yang berani nulis postingan kek gini. Media lokal mana sanggup. Bisa diganggu-ganggu mereka ntar.
Source gambar : VOI
Prabowo Subianto is centralising power, marginalising opposition and spending beyond Indonesia’s means. He could undo 20 years of economic and political progress https://t.co/f80KbNbU6l
Sikap pemerenta saat 1$ tembus Rp17.600
❌ Jaga kepercayaan investor & pasar
❌ Fokus ke stabilitas pangan, distribusi, subsidi yg tepat sasaran, & pengawasan harga kebutuhan pokok
❌ Perkuat ekspor & devisa
❌ Kurangi impor
Yang Mulia: "Wong rakyat desa gapake dolar kok!" 😎
Kita pernah punya calon presiden yang mau memastikan setiap keluarga setidaknya punya 1 sarjana utk mengubah nasib keluarganya, memotong rantai kemiskinan.
Kita pernah punya calon presiden yang peduli sama daycare di kantor agar ayah ibu yang harus bekerja tidak perlu was-was soal anaknya.
Note: ini program 2 dari 3 calon presiden ya. Dan keduanya nampaknya berhasil sebagai sosok ayah dan suami yang baik untuk keluarganya, memberikan teladan bagi banyak orang yg fatherless, dan perempuan korban irresponsible husband.
Hey @Harvard,
One of your graduates (Stella Christie) is out here arguing against salary floors for lecturers, claiming “competition” and “quality-based pay” are essential for university progress and national scientific advancement.
Yet under the very same regime she serves, she fails to explain why MBG staff can earn far more than the lecturers who actually teach, research, and carry the university’s core academic mission.
For Harvard, having an alumna publicly defend this kind of selective and hypocritical logic is honestly embarrassing.
Thank you for your attention to this matter!
Dear @steam, @Steam_Support, @valvesoftware, a staff member from Indonesia's Ministry of Communication (Komdigi) whose previous job was literally working as a government-paid social media buzzer just publicly accused you of "deliberately publishing fake ratings that disturb the public" and claimed Steam "allegedly violated Indonesian law."
instead of fixing their own system, a ministry staff member went online and blamed you for it.
just wanted you guys to know what's being said over here.
cc @IGN@PCGamer