male-centered women love projecting. when you do everything for male attention and validation, you assume that’s the case for everyone. when in fact… wdgaf
🚨 Aisyah Zakkiyah, KEPONAKAN MENTERI PU dijadikan Tenaga Ahli Kementerian PU — jalur ordal lewat Om Dody 🤪
Lalu dijadikan Komisaris PT PP di bulan Mei 2026
Mentang2 Om nya Menteri PU, kelakuannya udah kayak "Ratu" ya di kantor. Queenbee bgt nih? 🥰❤️
@Haleemarh_Gumel It’s not really about the makeup kit. It’s about feeling like your spouse wasn’t the first person who came to mind. That’s what hurts.
Kalau dibalik deh, lu semisal nakama. Terus cewek lu menang One Piece SHP Figure satu set official. Bukannya ngasih ke lu, dia ngasih ke temen cowoknya.
Ngamuk gak lu? Gue sih pasti ngamuk :)
Sbb kaak, komennya di dalem komen jadi kudu dibuka manual
Stay safe di sini artinya hati-hati sama keuangan ya.
Buat orang awam, artinya:
• Jangan boros dulu, kurangi pengeluaran yang nggak penting
• Siapkan tabungan darurat kalau bisa
• Hindari ambil utang baru kalau nggak mendesak
• Fokus ke kebutuhan pokok dulu
Karena ekonomi lagi susah (daya beli drop, banyak yang kesulitan bayar cicilan), lebih baik jaga cash flow biar nggak kena imbas lebih parah
Tapi, buat poin2 di atas.. gimana yak, mau nabung atau segala macem juga kayanya ga gampang. Bisa terus ‘bertahan’ (makan, transport) aja perlu diapresiasi😭
Buat yang bingung kenapa banker bilang gini (sekaligus memperjelas maksud bang Eko)
Beliau bilang ‘merah terus dari awal tahun’ artinya kinerja banknya lagi jelek (bisa laba di bawah target atau bahkan rugi di beberapa segmen).
NPF/NPL itu singkatnya kredit/pembiayaan macet.
• NPL = Non Performing Loan (bank konvensional)
• NPF = Non Performing Financing (bank syariah)
Artinya persentase pinjaman yang nasabahnya sudah telat bayar >90 hari. Kalau naik tajam, artinya banyak orang/usaha yang lagi kesulitan bayar cicilan.
Kenapa naik sekarang? Karena ekonomi lagi challenging:
• Daya beli masyarakat melemah
• Banyak PHK / usaha lesu
• Inflasi (terutama pangan)
• Cicilan yang kemarin di-restrukturisasi jaman COVID sekarang mulai jatuh tempo beneran
Bedanya sama jaman COVID: dulu ada kebijakan relaksasi/restrukturisasi massal dari pemerintah, jadi bank bisa ‘tutup mata’ dulu nggak langsung catat macet. Sekarang nggak ada lagi, jadi keliatan yang beneran macet.
Secara nasional NPL masih di kisaran 2,1-2,2% (masih aman), tapi di beberapa bank/segmen tertentu (terutama consumer & multifinance) memang lagi naik signifikan. Makanya banker pada komen ‘ini udah nggak normal’ cmiiw
Ada guru kimia honorer SMA, namanya Pak Wawan Wahid.
Baru saja periksa ke rumah sakit, kanker katanya.
BPJS-nya dinonaktifkan sama Mensos, udah gak miskin kata berita kemarin.
Gaji gak seberapa, 400 ribu sebulan, dia bingung.
Perawatan gimana? Kemo gimana? Keluarga gimana? Sekolah anak gimana?
Dia jalan-jalan keliling kompleks.
Ketemu mantan muridnya si Jajang Jambon.
Abis keluar penjara, bantuin Kapolres ngedarin sabu sekoper.
Jajang dijadiin tumbal masuk penjara sama tuh Kapolres.
Terus cerita.
Pak Wawan kaget, "Gila, Jang, jualan sabu sama tuh segede itu?".
Jajang bilang iya. Apalagi dibantu coklat.
"Paling mereka hukumannya disuruh sholat lima waktu Pak".
Diam-diam dia pake lab kimia sekolah malem-malem.
Besoknya dia datang ke rumah Jajang.
"Nih, cobain."
"Wah, mantab ni Pak. Dari mana? Barang mahal ini?"
"Bisa dijual gak ini?"
"Ya bisa lah, sini saya bantu."
Wawan sama Jajang jadi paling terkenal di kota itu.
Sukses besar.
***
Makin lama makin besar.
Sekolah juga mulai curiga.
Botol sama labu lab kimia banyak yang hilang.
Pak Wawan mikir mindahin produksi.
Dia liat Pak Agus, punya franchise ayam geprek.
Ayam Geprek Basudara.
Cabangnya baru buka deket sekolah.
Tapi mulai sepi karena MBG.
Lantai dua warungnya dikosongin, hemat lahan.
Pak Wawan sama Pak Agus kerja sama, dia minjemin lantai dua buat Pak Wawan.
Ternyata Pak Agus bukan orang sembarangan.
Dia punya koneksi kartel di Manila buat jualan di sana.
Pake kapal nelayan disusupin di sana.
Mereka panggil Pak Agus di Manila "Bos Besar"
***
Mereka untung besar
Tapi mulai bingung, nyembunyiin cash.
Gimana ini?
Gimana biar duitnya bisa masuk ke bank?
Pak Wawan datang ke kantor pengacara terkenal.
Pak Syahrul Pasaribu.
"Jadi gini Pak Syahrul"
"..."
"Transaksi gak bisa QRIS, gak bisa bank, harus cash."
"..."
"Saya mau biar duit saya bisa dimanfaatin"
been obsessed all day about the singaporean chinese christian girl who made a public instagram post about how how God sent her a man who isn’t her type, how he’s only 10% close to her ideal type physically (i.e fit body!, and prayed to stop focusing on what he lacked physically
Hiii buat yg masih “belain” dan ngerasa “ya emg kenapa sih”.
ini wajar org2 marah banget, jgnkan jadi komisaris jd pegawai di perusahaan2 tersebut tahapannya panjang &susah.
Jabatan komisaris tuh gabisa “asal comot” aja, harus kompeten. Aku coba jelasin dari perspektif yg aku pelajari selama kuliah hukum yaa..
berdasarkan UUPT, dewan komisaris itu tugasnya mengawasi atas kebijakan direksi, jalannya pengurusan Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasihat kepada Direksi.
Kalau komisarisnya diangkat berdasarkan “relawan pemerintah&pendukung pemerintah” tanpa punya kompetensi dalam jabatannya, mau gimana dia mengawasi direksi? mau gimana dia memberi nasihat kepada direksi? mau gimana dia mengawasi kebijakan direksi? dianya aja ga ngerti & ga kompeten.