dalam 10 tahun tak hentinya belajar menerima setiap orang yang mencoba datang dan mengetuk perasaan yang telah lama mati,
berakhir sebelum dimulai, entah itu ditinggal jadian dengan orang lain, bahkan ditinggal nikah
meski kaget,
tapi nagih,
kemana-mana ada yg anterin, ada yg nemenin, butuh apa ada yg bantuin, bingung ini ada yg kasih solusi, ada problem ada yg bantu selesain
jiwa independent yg kesentil, tapi seneng๐
menjelang nikah ada aja cobaannya,
bahkan luka tu dateng bukan dari orang jauh,
tapi orang terdekat, keluarga sendiri๐ซต๐ป
cangkeman mu,
semoga abis ini doa baik yg kulangitkan bisa dikabulkan, bisa berlapang dada, bisa bodo amat aja ya Allah,
mau diapain aja org itu terserah~
gaada hubungan darah, cuma rekan kerja, mari-matian bantuin aku,
sibuk wara-wiri bantuin, nanyain terus kamu butuh apa, mau apa, jangan stress ya, jangan pusing ya,
masih ada hal yg aku syukuri,
ketimbang org yg mustinya gitu malah sebaliknya, yg nggak disangka malah full effort
hal paling mahal yang kutemukan saat ini,
menemukan manusia yang membuatku merasa tenang, menjadi rumah tempat paling nyaman,
menemukan makna hidupnya litaskunu ilaiha pada Ar-Rum 21
entah sudah berapa banyak kata tolong, maaf dan terima kasih yang terutarakan,
menurutku, tumbuh dan hiduplah dengan manusia yang membuatnya menjadi tak hingga untuk diutarakan, tetap saling mengupayakan bahkan saling menopang bukan hanya sekedar menjadikannya ucapan berlalu~
diantara semua riuh hidupku,
manusia ini menjelma menjadi penenang, penawar dari semua lelah dan riuh,
Tuhan, doaku masih sama, semoga manusia ini tetap menjadi baik, semoga kami tetap satu arah~
nggak expect sih rang-orang se excited ini, banyak yg kaget dan double kagetnya tau kalo gw sama doi,
publishnya emang after lamaran,
sebelum-sebelumnya keep private but not secreet,
bener-bener kayak keluarga dan org terdekat aja yg tau