jadi inget materi unconditional positive regard, it doesn’t mean we agree to all the things.. tapi bagaimana kita bisa menerima dan menghargai seseorang sepenuhnya tanpa syarat. idealnya dalam teori ini orang tua yang memberikan unconditional positive regard, tapi faktanya -
perna baca yg sbnrny punya unconditional love itu anak ke orang tua, bukan ortu ke anaknya. krn byk ortu yg udh nempatin ekspetasi macem” ke anaknya bahkan dr blm ada wujudnya (lol), makanya sering kita liat fenomena ortu yg sering ngungkit apa aja yg udh mereka lakuin ke-
anak yang lebih banyak memberikan penerimaan tsb. contohnya banyak anak kecil yang after dimarahin abis-abisan tapi masih bisa bilang “aku sayang ayah/ibu” atau keluar kalimat “mau gimana pun mereka tetap orang tua ku”. yaa sedih sih teori ideal untuk pembentukan mental yang -