halo temen-temen boleh minta tolong naikin ht ini? kita tetep berusaha semaksimal mungkin karna kalo bukan kita yang bersuara siapa lagi? pemerintah hanya selalu lari dari kewajiban mereka.
#IndonesiaButuhOksigen
Dapat info guys ini dari temenku, maaf aku sensor
Inilah salah satu alasan kenapa kita di Kalimantan mungkin ga bisa ke up ke luar beritanya, tetap suarakan hak kita guys, udara bersih jga hak kita sebagai manusia ataupun mahluk hidup lainnya
ALL EYES TO KALIMANTAN, BORNEO.
YANG MASIH ADA EMPATI NYA TOLONG SEJENAK BACA INI, GW NGERASAIN SENDIRI KARNA GW DI KALIMANTAN.
Crazy, gw sangat gatau lagi gimana pemerintah menanganin keadaan indonesia khusus nya kalimantan ini udah darurat udah iklim besar, Media besar udah unjuk rasa ke kita. tapi apa ? yap yang di utamakan lagi dan lagi MBG.
KALIAN LIAT SENDIRI ANGGOTA PEMADAM YANG KURANG ALAT DAN TENAGA ORANGNYA SENDIRI DI KISARAN UMUR 35-40an.
GK KALIMANTAN AJA YANG KENA, NEGARA TETANGGA KITA KENA KHUSUSNYA SINGAPORE DAN MALAYSIA.
imagine AS pas Los Angeles terbakar aja ketar ketir walau kemampuan damkar mereka diatas Indonesia, kalimantan skalanya aja keknya dua kali lipat kebakaran LA, mana alat dan fasilitas seadanya.
adapun dengan ISPA, KASUS ISPA PERHARI INI MENCAPAI 174 RIBU ORANG DAN PALING PARAH 40 RIBU NYA ADALAH BALITA.
🚨 GUNUNG MARAPI SUMBAR KEMBALI MELETUS DI TENGAH MALAM!
BANJIR LAHAR KANTONG DINGIN DAN HUJAN ABU MENGINTAIP!
Sabtu malam (26/9/2026) pukul 21:40 WIB, Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali menghentak warga Agam, Tanah Datar, dan sekitarnya! Tanpa tanda visual yang jelas akibat gelap gulita, kolom abu vulkanik diperkirakan melambung hingga 1.000 METER di atas puncak!
Erupsi yang terjadi saat masyarakat tengah beristirahat ini membuktikan betapa rentannya keselamatan warga di lereng gunung. Apakah mitigasi di lapangan dan sistem peringatan dini sudah benar-benar bekerja, atau warga kembali dibiarkan meraba-raba bahaya di dalam kegelapan?
📍 RINCIAN DATA TEKNIS ERUPSI (PVMBG/BPBD Tanah Datar):
• Waktu Kejadian: Sabtu, 26 September 2026 pukul 21:40 WIB
• Tinggi Kolom Abu: ± 1.000 meter di atas puncak (± 3.891 m di atas permukaan laut)
• Amplitudo Maksimum: 30 mm
• Durasi Erupsi: ± 79 detik
• Visual Letusan: Tidak teramati (tertutup gelap malam)
• Status Gunung: LEVEL II (WASPADA)
🚨 POTENSI BAHAYA NYATA & TUNTUTAN AKSI:
1. ANCAMAN LAHAR DINGIN & HUJAN ABU: Mengingat intensitas hujan yang kerap mengguyur wilayah Sumbar, aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi berpotensi tinggi memicu lahar hujan/lahar dingin secara mendadak.
2. ZONA TERLARANG RADIUS 3 KM: Pemkab Tanah Datar, Pemkab Agam, dan pihak berwenang TIDAK BOLEH main-main! Warga dan wisatawan wajib disterilkan total dari radius 3 km dari Kawah Verbeek!
3. LOGISTIK MASKS DAN PENANGANAN DARURAT: Pembagian masker harus dilakukan serta-merta malam ini juga untuk mengantisipasi sebaran abu vulkanik yang mengancam saluran pernapasan masyarakat.
Jangan tunggu jatuhnya korban jiwa baru ada pergerakan masif di lapangan. Nyawa rakyat di Tanah Datar dan Agam bukan bahan taruhan!
Kemarin goblokin pakar, sekarang bilang butuh pakar.
Didepan Trump join BOP, dihadapan ulama teriak Free Palestine.
Suka bilang anti asing, kunjungan luar negerinya hampir nyalip 10 tahun Jokowi & SBY
Teriak efisiensi, tp buang2 duit di MBG.
Everything about him is fake.
🚨🔥 ALERTT..ALEERTT🔥🚨
Malam ini Terjadi lagi Hujan Api atau Kebakaran Hutan dan Lahan (KARHUTLA).
📍🔥Desa Kandan Kec. Kota Besi Kalimantan Tengah Sabtu, 26 September 2026.
Semoga Apinya lekas Padam 😷😔🙏🏻
TIDAK DILIPUT MEDIA NASIONAL: KARNA SUMATERA TIDAK DIANGGAP INDONESIA
BREAKING NEWS.
Hujan yang sudah turun dengan durasi 1,5 Jam sudah kembali menimbulkan banjir dengan volume yang mengkhawatirkan di Bona Lumban, Kec.Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Video yang diambil ini berada pada tanggal 26 September 2026, dan kami lampirkan video kondisi Bonalumban saat ini.
Harap waspada
mulai, cenblu kontol mulai lagi
mau bikin berapa guru lagi yg kehilangan pekerjaan?
udah jobdesk guru seabrek tapi gaji ga segede gaji Elon mu, masih dijadiin bahan samsak buat jadi ladang duit pula