• nanik s deyang mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.
• hotman paris mengundurkan diri dari kuasa hukum eks jampidsus, febrie.
• nevi rizal mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Asisten I Pemkab Gayo Lues.
• Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI
Dan kamu masih merasa pesimis bahwa pekik suaramu di medsos tidak akan menghasilkan apa-apa? Jangan!
Teruslah berisik. Teruslah berisik mengkritisi embege, teruslah berisik mengkritisi advokat nakal yang membela penjahat, teruslah berisik mengkritisi pejabat publik yang pribadi atau anak-anaknya terang-terangan pamer kekayaan.
Teruslah berisik tentang keadaan pasar dan ekonomi kita yang jauh dari baik-baik saja. Kita semua bisa menghantam mereka. Kita semua bisa mempengaruhi psikologis orang-orang berkuasa.
Berisiknya kita bisa mempengaruhi kebijakan politik para penyelenggara negara!
Banyak pemimpin di berbagai
negara yang dipaksa turun dari
jabatannya akibat demonstrasi
dan tekanan rakyat:
- K.P. Sharma Oli (Nepal, 2025)
lengser akibat demonstrasi
rakyat;
- Blaise Compaore (Burkina
Faso, 2014) mundur setelah
demonstrasi rakyat;
- Gotabaya Rajapaksa (Sri
Langka, 2022) mundur setelah demonstrasi rakyat;
- Hosni Mubarak (Mesir, 2011)
mundur setelah gelombang demonstrasi rakyat;
- Evo Morales (Bolivia, 2019)
mengundurkan diri di tengah
gelombang protes massal;
- Ferdinand Marcos (Filipina,
1986) digulingkan melalui
revolusi people power;
- Alberto Fujimori (Peru, 2000)
mengundurkan diri setelah demonstrasi rakyat;
- K. Bakiyev (Kirgizstan, 2010)
lengser karena demonstrasi
rakyat;
- Abdelaziz Bouteflika (Aljazair,
2019) mundur karena didemo
rakyat;
- Robert Mugebe (Zimbabwe,
2017) mundur setelah tekanan
politik & demonstrasi;
- Omar al-Bashir (Sudan, 2019)
digulingkan oleh militer setelah
demonstrasi rakyat.
Dari semua peristiwa di atas
penyebabnya adalah presiden enggan mendengarkan kritik
dari rakyatnya dan otoriter.
Maka kata kuncinya:
𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗔𝗕𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡 𝗥𝗔𝗞𝗬𝗔𝗧
Sedih ya, Saat rakyat turun ke jalan, layar TV nasional terasa biasa saja. Tapi media Korea Selatan justru ikut menyoroti apa yang terjadi di Indonesia, bahkan membahas program MBG.
Bukan soal setuju atau tidak. Yang dipertanyakan adalah, kenapa suara dari luar terdengar lebih lantang daripada suara dari dalam negeri?
Gila sebobrok ini Indonesia dipimpin Prabowo🇲🇨 Demo sebesar itu ga ada stasiun tv yg nampilin, semua di bungkam! I know,, kita masih kebawa Euforia bola.. tapi inget ada yg lagi berjuang melawan bangsa sendiri!!! Udah separah ini lo guys??! biasanya rame di timeline kok sepi banget ga ada yang upp!!?!!