menurut gue ya menurut gue, hidup adalah seratus persen belajar alias selamanya kita belajar, kesalahan di masa lalu, belajar hal baru, belajar rute kereta, belajar naik tj, belajar nabung, belajar jadi manusia yang baik setiap harinya..untuk apapun yang kalian pelajari, semangat
jatuh cinta sekarang yang ditakutin bukan takut kehilangan orangnya, tapi lebih ke takut lost control and end up kehilangan diri sendiri lagi, healing phasenya juga lama wkwkwk
@txtdrimedia Memaksa orang ngomong 'MERDEKA' sambil diintimidasi itu adalah definisi paling sempurna dari TIDAK MERDEKA.
โAbang cukurnya cuma menyuarakan realita rakyat, tapi malah dihadiahi panggung klarifikasi!
guru asn gugat aturan telat perpanjang sim harus bikin baru:
- ahmad royani guru asn gugat pasal 85 ayat 2 uu llaj ke mk
- dia telat perpanjang sim cuma 3 hari karena lagi sibuk urus asesmen siswa
- pas dateng ke satpas malah ditolak
- dan disuruh bikin sim baru dari nol
- dia harus ulang ujian teori dan praktik kayak pemula
- padahal udah lama bisa nyetir
- menurutnya ini rugiin waktu tenaga dan biaya yang gak sebanding
- dia bandingin sama stnk yang telat cuma kena denda gak sampe dihapus registrasinya
Penyetaraan Ijazah Gibran digugat di PTUN, Kenapa?
Jadi begini, Gibran itu:
1) SMA di Singapura, di Orchid Park Secondary School. Sampai O level. Setara pendidikan sampai kelas 10 atau kelas 1 SMA kalau di Indonesia.
2) Lanjut UTS-Insearch, ini sekolah persiapan masuk kampus. Di Sydney.
Biasanya dipakai lulusan SMA di luar Australia (misal Indonesia, China) buat matrikulasi atau penyesuaian kurikulum Australia.
Wajarnya 1 tahun di sini, setelah selesai lanjut ke kampus di Australia.
UTS-Insearch ini punya University of Technology Sydney, wajarnya ya abis 1 tahun di sini lanjut ke UTS.
3) Tapi kita semua tahu, Gibran, lanjutnya ke MDIS di Singapura, bukan UTS di Sydney.
Dari SMA di Singapura, lanjut ke kampus Singapura, tidak ada keperluan persiapan pergantian kurikulum.
4) Selain itu, Gibran juga hanya menghabiskan 6 bulan di UTS-Insearch.
Nah, sertifikat dari UTS-Insearch ini lah yang disetarakan sama ijazah SMA Indonesia
***
Pertanyaannya:
a) Kenapa yang disetarakan UTS-Insearch-nya, bukan Orchird Park Secondary School?
Kan yang SMA-nya yang itu?
b) Kampus di Australia sebenernya tidak memerlukan matrikulasi kalau dari SMA Singapura.
Cukup tunjukkan sertifikat A-level.
Buat apa ngabisin 1 tahun di UTS-Insearch?
c) Kalau masuk MDIS, berarti mestinya punya ijazah SMA atau setidaknya A-level yang diakui pemerintah Singapura?
Apakah sertifikat UTS-Insearch yang dipakai?
***
Bingung? Sama.
Pernah pengalaman handle anak MT yang dikasih dari divisi lain๐ karena dia dianggep gak capable, akhirnya dia di kasih ke aku. Waktu itu aku baru manage divisi busines unit baru dimana teamnya rata2 lemparan dari divisi lama.
Di bulan pertama full sama aku, market visit bareng, belajar semua dari 0 hal yang sederhana umum dan dia introvert tapi terlanjur di taruh di Sales.
Setelah masuk bulan ke dua gw lepas, manage customer sendiri dan Gongnya dia overachieve sampe namanya masuk rank top waktu townhall meeting๐ฅฐ
Bulan ke 3 masi on track seterusnya masi Ok dan gw decide buat lanjutin dia di final Probation.
Pas dia kasih PPT Review bahan probation ke gw, astaga gw kaget PPT nya pake Canva, karena dia blg ga familiar ama G slide๐๐คฃ gw iyain ajalah penting jadi PPT. Gw yang bingung pas koreksi PPT Canvanya gmn akhirnya gw print, dan gw coret2 dan gw ngerasa tua banget kampungan๐ญ๐
Alhamdulillah dia lolos probation dari Top Management. Lalu Manager Divisi yang dulu ngasih dia ke gw komen
" Mba Rince si B, anaknya Introvert bisa juga jadi Sales ya".
Gw jawab, " yah lu baru manage beberapa hari uda Judge dia gak bisa, padahal dia baru lulus wey.. emangnya lu dulu pas lulus belajar beberapa hari langsung expert?.... Diem dia ๐คฃ๐
Sekarang si B kerja di Perusahaan Jepun di Jakarta๐ค๐ฟ๐
Intinya kalau uda pengalaman expert gausah tengil ama anak baru, bisa jadi anak baru itu dimasa yang akan datang bisa aja setara bahkan ngegeser yang kita2 yang kamseupai ini๐
aku pernah dibilangin sama temenku, kalo lagi ngerasa kosong / lost spark tuh kuncinya mesti punya CURIOSITY terhadap sesuatu.
dari hal yang simple misalnya tertarik ngulik soal tontonan film atau series, belajar suatu informasi yang baru, atau explore lagi hobby yang sempet ketundaโฆ
tapi paham juga sih, untuk bisa โpunyaโ curiosity ini adalah sebuah privilegeโฆ bisa punya banyak waktu luang untuk explore sesuatu aja udah hal yang mewah buatku.
dri kecil-kuliah gw gapernah makan kentang mustofa soalnya kakek nenek gw namanya mustofa mnrt gw freakitiw aja makan sesuatu yg namanya sama?? skrg keduanya udh mninggal, ternyata kentang mustofa tuh enak bgt ya jir gokil gw udh pesen 1 plastic gede kentang mustofa buat maksi
cape banget ya hidup kalo selalu dpt bagian ngertiin dan dahuluin orang lain. mau berpendapat harus mikirin perasaan orang lain dan buat ngelakuin hal yang aku pengen-pun, harus mikir dulu resikonya buat orang lain.
Lho, kalian tidak menggandeng istri kalian kalau lagi jalan di tempat umum?
Risih? Menggandeng istri sendiri bisa risih?
Risih tuh kalau laki-laki beristri menggandeng perempuan yang bukan istrinya.
Katanya makhluk paling logis, tapi logika sederhana aja ga jalan. ๐ซ
kenapa kondom dikasih dengan gratis padahal sex adalah pilihan sedangkan pembalut harus dibeli padahal setiap perempuan harus menjalani menstruasi selama hidupnya!!!???!? GA PAHAM GUE KONSEPNYA this country is misogyny af