@InteristaLK Selain karena fans , semua sadar lah lautaro layak main di final itu ntah kenapa sok ngide masukin molina dan simeone , pergantian molina juga gak ada gunanya toh montiel juga main bagus kok dari awal.
@keepsmiling0548@Dwiz71727211@idextratime Nah ini padahal kalau mau seimbang defends dan menyerang memang lautaro toh dulu sebelum jadi striker lautaro itu sempat bek , makanya atribut defends dia juga lumayan bagus. Aneh aja malah masukin simeone anjir
@idextratime Era messi habis , era scaloni habis argentina mungkin masih negara hebat tapi fighting spiritnya pasti dah beda. Selagi masih ada lautaro masih mau dukung argen sih.
@FansNerazzurri Pemilihan nico gonzales itu aneh asli yang ngerusak ritme ini karena depaul dan gonzales main jelek banget di babak 1. Alvares kek patung malah masukin simeone. Kalau mau apresiasi yang main bagus cuman montiel , dibu , dan tagliafico. Tagliafico sukses redam yamal.
Sejak Piala Dunia 1982, Inter selalu menempatkan pemainnya di partai final. Ketika dikritik karena dianggap "merusak" core timnas Italia oleh sebagian fans tim yang idolanya ga bisa menyumbang lebih banyak pemain, Inter membalasnya dengan cara elegan. The real balas dengan karya.