Sistem "war ticket" ini sudah tidak sehat dan menjadikan masyarakat kita terlalu kapitalistis dan konsumeristis. Dikondisikan untuk FOMO.
Kita tak bisa lagi menghabiskan uang dengan tenang untuk mendapatkan hiburan berupa konser musik. Kita dibuat panik. Kita dibuat takut. Lalu kita dibuat membeli tiket dengan harga yang tak murah.
Entah sampai kapan sistem war ticket ini akan bertahan. Tapi selama masih ada, rasanya gw akan tetap menjaga jarak dengan konser musik. Gw pribadi cuma hanya akan menonton konser musik yang tiketnya bisa dibeli langsung tanpa harus antri. Ibu Dibjo, we miss you.