real merinding liat situasi hari ini
teringat kata kata ki haja dewantara
- Ing Ngarso Sung Tulada (Di depan memberi teladan)
- Ing Madya Mangun Karsa (Di tengah membangun/membangkitkan semangat)
- Tut Wuri Handayani (Di belakang memberikan dorongan/arahan)
hari ini terjadi :
- para ojol (orangtua) buka jalan
- mahasiswa mengikuti dari belakang
- ibu ibu,relawan membantu menyiapkan logistik
merinding gini dengernya
"Tolong! Negara lagi ga baik2 aja!" πππ
walaupun itu semboyan pendidikan
tapi kerasa banget hari ini dah
warga bantu bantu
tanpa ada pemerintah dan media
info aja nih prabowo ada pidato hari ini
lengkap dengan starter pack podium dan baju ala ala
berikut list yapping prabowo di lampung:
- saudara saudara sekalian
- kata sambutan manggil nama nama 5 menit
- berhitung 10 + 6 = 17
- angka 8 sangat melekat pada saya
- kita di jajah asing sampai hari ini
- kita bangsa yang besarr
- sumber daya alam kita besar di dunia
- jadi presiden itu capek banget loh
- kita sudah swasembada pangan
- kita akan industrilasisi indonesia segara
- uang kita di bawa lari ke luar negeri
- saya di keluar negeri di omongin padahal saya lobby lobby sana sini
- yang kuat angkat yang lemah
- para pengusaha kunci negara maju
- pemerintah harus ada baut keadaan baik buat pengusaha
- akui pindad itu ada anggaran bocor
- demi nasionalisme saya pake mobil pindad
- merdeka merdeka merdeka
Tetangga Mbah Sadiman dulu apa gak malu ya? Orang lagi pusing bukitnya gersang, si mbah nekat jual kambingnya buat beli bibit beringin malah diketawain satu kampung dibilang gila.
Dulu pas bukit di Wonogiri itu abis kebakaran dan kering parah, si mbah ini malah nekat nanem beringin tiap hari selama 20 tahun lebih tanpa dibayar. Tetangganya pada nyorakin karena beringin kan dianggap mistis sama angker wkwk.
Tapi sekarang belasan ribu pohon yang dia tanem sendirian udah jadi hutan lebat, terus malah ngasilin banyak sumber mata air baru. Ujung-ujungnya warga desa yang dulu ngatain dia gila sekarang bisa dapet air bersih gratis buat bertani. Sukses membungkam satu kabupaten sih ini.
Sampai sekarang, mbah masih suka naik ke bukit buat ngecek pohon-pohonnya. Beliau pernah bilang, upah terbesar buat dia itu bukan uang, tapi ngeliat warga kampungnya udah gak kesusahan air bersih lagi pas musim kemarau.
nasib si mbah sekarang udah tenang banget, dihormatin satu kabupaten, dan hidupnya berkah karena berhasil membungkam omongan tetangganya pake karya nyata.
Sehat selalu Mbah Sadiman! π Maturnuwun, sungkem beneran gue.
Belajar kontrol emosi, belajar memaafkan, gak perlu membesar-besarkan masalah, belajar ikhlas dan mempermudah hidup orang lain. Nanti kamu bakal ngerasain sendiri urusan hidupmu jadi jauh lebih mudah dan lancar kayak jalan tol.
Ada satu pelayanan Puskesmas yg gak pernah mencapai target padahal sebenarnya secara manfaat luar biasa besar terutama jika kamu adalah wanita berusia 15-49 tahun.
Wanita di usia ini umumnya sudah mengalami menstruasi, hamil maupun melahirkan, meskipun sebagian ada yg masih jomblo juga sih hehehe. Tapi ini bukan soal status semata, tapi soal kemungkinan risiko tetanus yang bisa saja menjangkiti para wanita, terlebih pada usia ini, wanita berada dalam masa reproduksi sehingga memiliki kemungkinan mengalami kehamilan dan persalinan.
Olehnya itu, perlunya wanita secara sadar untuk ikut program Imunisasi Tetanus Toxoid Wanita Usia Subur (TT WUS) untuk mencegah penyakit Tetanus. Penyakit mematikan yg disebabkan bakteri Clostridium tetani yang masuk melalui luka robek, luka persalinan, tertusuk paku, gigitan hewan, dll. Dampaknya sangat fatal karena dapat menyebabkan kejang hebat, gangguan nafas serta kematian.
Imunisasi TT WUS ini bisa diperoleh secara gratis di Puskesmas, Posyandu atau di sekolah, mulai dari anak sekolah, calon pengantin, ibu hamil hingga pasca hamil. Prinsip pemberiannya diberikan sebanyak 5 kali dengan masing-masing intervalnya:
β’ T1
β’ T2β 4 minggu setelah T1, perlindungan 3 tahun
β’ T3β 6 bulan setelah T2, perlindungan 5 tahun
β’ T4β 1 tahun setelah T3, perlindungan 10 tahun
β’ T5 β1 tahun setelah T4, perlindungan > 25 tahun
Jadi sudahkah kalian para wonder woman semua melengkapi TT WUS-nya? Kalau belum, yuk segera jangan sampai terlambat π
Izin menambahkan informasi.
Seorang ayah yang merokok sebelum punya anak dapat meningkatkan risiko kesehatan anak melalui kerusakan DNA pada spermanya.
Zat kimia dalam rokok, seperti nikotin, tar, dan karsinogen lainnya, dapat menyebabkan mutasi genetik yang diturunkan ke anak, meskipun ibu-nya tidak merokok.
Peningkatan kanker darah naik 3-4 kali lipat pada anak dengan seorang ayah yang merokok. Selain itu, risiko terjadinya kelainan jantung bawaan juga lebih tinggi pada anak dengan ayah seorang perokok.
Jadi pilih "makin ganteng" atau "anak lebih sehat"?
Semoga bermanfaat.
Sumber:
Liu (2011). Paternal Smoking and Risk of Childhood Acute Lymphoblastic Leukemia: Systematic Review and Meta-Analysis.
Gausa jauh2 bahas soal Habibie yang pinter,
Lha kemarin dapet calon presiden lulusan Ekonomi & Kebijakan Publik, sama lulusan Hukum & Politik, pada gamau π
Let alone ada cawapres yang lulusan doktor Hukum Tata Negara, pernah ngerasain semua posisi Trias Politika. Langka banget loh itu.
Belom 2 tahun yang lalu pula loh WKWKWK