💚 mikir gak sih, nasib negara kita ada di tangan orang” yg mungkin mereka aja gak paham apa yg mereka sedang kerjain:(
bisa gak sih pemerintah bikin persyaratan yg ketat buat rekrut calon anggota DPR tuh. modal terkenal doang mah cimoy montoq juga bisa nyalon bjir.
Indikasi pertama disebabkan oleh terlalu lama duduk, bisa di ruangan atau luar ruangan (SPD motor) cara mengobati bisa minum daun merah dan kurangi aktivitas yang terlalu lama duduk.
Ada yg pernah ngalami ambeien (permukaan dub*r udh keluar daging sebiji kedelai misalnya). Kalian treatment selain makan buat dan sayur, ada saran salep atau obat gitu? 💚
Nyatanya, pendemo yang menjarah rumah telah mengembalikan barang"nya, 1 hal yang patut di apresiasi 1 sisi tidak dibenarkan. Setidaknya memiliki pesan bahwa kekecewaan masyarakat terhadap pemimpin yang diorkestrasikan, pelajaran dari ini semua adalah amanah dan pro rakyalah
Jangan coba" melakukan flexing! Jika saudaramu masih sulit disaat ini. Gaya pamer dan Hedon tak pantas ditunjukkan kepada mereka yang masih sulit besok makan apa. Semua serba sulit, lapangan pekerjaan sulit, harga" semakin mahal, pendapatan tak menentu,...
"DPR Tak Mungkin Mewakili Anda"
Percayalah, meski ribuan orang berdemo, DPR RI dan juga DPRD tetap tidak akan mewakili kepentingan Anda sebagai rakyat. Mereka merasa tak punya kewajiban mewakili Anda karena bebanyakan dari mereka itu terpilih bukan karena Anda pilih, tapi karena telah "membeli" suara Anda.
Ngaku saja deh buat Anda yang kemarin milih calegnya karena dibayar. Ngaku saja. Dan berapa banyak orang di sekitar Anda yang memilih karena dikasih uang seperti itu?
Lalu setelah Anda memilih mereka karena uang, Anda sekarang berharap diwakili oleh mereka? Anda pasti bercanda.
Kemudian setelah Anda menjual suara Anda dan tidak memilih mereka dengan hati nurani, Anda sekarang berharap mereka mau bekerja untuk Anda? Anda pasti sedang melucu.
Dengan sudah menerima uang saat pemilu, berarti suara Anda sudah dibeli. Dan mereka yang terpilih, tak lagi merasa bahwa mereka harus mewakili Anda. Mereka sekarang mewakili diri sendiri untuk mengembalikan modal mereka yang buat beli suara Anda itu. Plus cari untung tentunya.
Sekarang hasilnya bagaimana? Sudah setahun anggota dewan yang terhormat itu bekerja, apa yang telah mereka lakukan untuk Anda? Coba perhatikan caleg yang Anda pilih kemarin, dia sudah melakukan apa terkait nasib Anda?
Saya punya keyakinan, mereka tak akan peduli sama Anda. Yang mereka pedulikan adalah mendapatkan income sebesar-besarnya. Yang legal dimaksimalkan, yang ilegal pun akan mereka upayakan. Karena tujuannya cuma satu: uang.
Baru nanti ketika pemilu lagi, baru mereka kembali memikirkan Anda dan kasih uang Anda lagi. Dan celakanya, Anda nanti akan tetap pilih mereka lagi karena mereka kasih uang lagi. Anda seperti keledai yang terus terperosok di lubang yang itu-itu saja.
Pandji Pragiwaksono pernah bilang bahwa sumber masalah demokrasi di negara kita adalah pemilih yang tolol. Itulah kenapa kebodohan rakyat terus "dijaga" supaya mereka tetap bodoh dan mudah dikelabui.
Sekarang, Anda mau berharap apa dari pilihan Anda yang maju caleg karena mereka nggak punya kerjaan selain jadi anggota dewan? Mereka jadi caleg memang cari kerjaan. Sama sekali bukan pengabdian.
Percayalah, mereka tak akan mewakili penderitaan rakyat kecil seperti Anda.
Mojokerto, 29 Agustus 2025
Hasyim Muhammad
#serbaserbi