Kalau kalian merasa gak berguna, coba lihat yang namanya Bawaslu.
Nyolong KTP? Lolos.
Serangan fajar? Lolos.
Kampanye di hari tenang? Lolos.
Gak netral? Lolos.
Semua lolos. Apanya yang diawasin?
Dari kasus Ivan Jatim, penembakan gegara tambang di Solok, penembakan siswa di Semarang, mestinya sih warga Jateng mikir 1000 kali klo mau milih paslon yg latar belakangnya Polkis.
Mata kalian lagi dibukakan..
Gue tuh nggak ngerti betapa bedebahnya pemerintahan kita yang urusan naikin pajak nomor satu, kalau naikin gaji guru ngeles ini itu. Bahkan ada yang cairin gaji guru honorer buat pilkada. Lo semua pantas dibakar di neraka.
Penembakan di tol KM50, Kanjuruhan, Sambo, kecelakaan mobil vs motor, dll. sampai ke adik Paskibra ini. Polanya selalu sama yaitu memfitnah mayat.
Memang enak dan gampang sih memfitnah mayat, kan mayat sudah tidak bisa membela diri👍👍👍
Bawaslu memergoki Tim Ahmad Lutfi-Taj Yasin mau membagikan sembako di hari tenang.
Ingat kata Bahlil: lakukan apapun untuk kemenangan, ngak apa2 melanggar aturan yg penting jangan sampai ketahuan.
Eeh sekarang malah ketahuan 😅
Jateng butuh Rambo bukan Sambo.
Negara maju saja PPN cuma 9% itupun UMR nya bisa 20x bahkan 30x lipat daripada Indonesia.
Ini negara berkembang PPN 12% dengan UMR 4, bahkan gak sampai 5 juta dan masih ada yg gaji nya 300rb perbulan.
Gimana enak too kelanjutan?
Mulai Politik Identitas nih, kita sbg Muslim sangat risih membawa agama eeeeh dia dg lantang dan arogan seenaknya bicara.
Saatnya menumbangkan arogansi Faksi Mulyono dan Faksi 9 Naga.
Yg kita lawan adl mrk yg bermain di balik org² spt ini utk Keberlanjutan "proyek" mrk.
Janda ga butuh dinafkahi lahir batin by some random patriarchal politicians. Janda butuhnya penghapusan usia max. daftar kerja, daycare gratis, transportasi publik gratis, jaminan hak asuh anak yang adil, peningkatan kapasitas diri. Masih degrading aja sama perempuan heran.