Tampak ormas GRIB terekam memukul dengan kayu, menyeret, menendang bagian kepala, berkali-kali anak SMA yang bernama Fatur yang kebetulan lewat gang di RW 7 petamburan & sudah tidak berdaya, terjadi dini hari di Petamburan 28/8/2026
why tf indonesian government is providing all kinds of water cannon and all that weapons to "fight" protesters but give/provide nothing to the NTT earthquake victims + kalimantan's fire?????
Nggak ya, guys. Kebakaran hutan di Kalimantan bukan karena cuaca atau iklim, tapi karena lahannya DIBAKAR. Sengaja dibakar di musim kemarau supaya mudah nyebarnya dan ga kehalang hujan tiba-tiba. Ga tau mau dipake buat apa lahannya, tapi yang jelas that action itself is illegal.
Hari ini NTT gempa besar sekali...
Kalau 17an masih ada parade udara nambahin polusi Jakarta dan ga alokasi sumber daya untuk evakuasi.
Artinya emang ga ada empatinya aja...
ACEH MENCEKAM🥀😭
ALL EYES ON ACEH 🚨🚨🚨🚨
Peringatan Hari Damai Aceh (21 Tahun MoU Helsinki) yang seharusnya menjadi ruang refleksi sejarah justru berakhir mencekam. Pelataran Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh berubah menjadi arena ketegangan dan gesekan fisik antara warga dengan aparat keamanan.
Momen simbolis pengibaran bendera daerah di gerbang masjid menyulut bentrokan hebat. Letusan senjata api terdengar di tengah kerumunan, dan warga di lapangan menemukan selongsong peluru di area publik/rumah ibadah.
3 Alasan Mengapa Kita Harus Mengawal Isu Ini:
1. Trauma Konflik & Penggunaan Kekuatan Berlebih
Suara tembakan di area Masjid Raya Baiturrahman membuka kembali luka trauma masa lalu masyarakat Aceh. Pendekatan represif dan penggunaan senjata api di tengah aksi massa sipil adalah langkah mundur bagi perdamaian yang telah dirawat selama dua dekade.
2. Pengabaian Hak & Status Hukum Bendera Aceh
Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh terus digantung oleh pemerintah pusat tanpa kejelasan legalitas. Ketidaktegasan Jakarta dalam menuntaskan regulasi ini menjadikan simbol daerah sebagai pemantik bentrokan rutin saban tahun.
3. Komitmen MoU Helsinki & Keadilan Ekonomi yang DIBERANGUS
Dua dekade pasca kesepakatan damai 2005, Aceh masih terjebak dalam angka kemiskinan tinggi di Sumatra. Sementara hasil bumi dan SDA seperti Blok Andaman terus dikuras, hak bagi hasil dan otonomi penuh yang dijanjikan dalam kesepakatan politik tak kunjung diserahkan secara utuh.
Perdamaian di Aceh dibangun di atas darah dan air mata, bukan untuk dihancurkan oleh ketidakadilan pusat dan intimidasi senjata!
Kawal terus situasi di Banda Aceh dan pastikan hak-hak sipil serta keselamatan warga terlindungi!