funfactnya : sebutan ‘khuldi’ itu justru istilah yg disebutkan oleh syaithon👹
di Al Quran disebutkan bahwa Allah ga menyebutkan nama pohonnya. Allah cuma memerintahkan Nabi Adam dan Hawa utk menjauhi pohon ‘ini’ (Al Baqoroh : 35) (pict 1)
nah, syaithon lah yg menyebut nama pohon tsb sebagai ‘pohon khuldi’, asal katanya dari kholada (خلد) yg bermakna : abadi/kekal. kenapa disebut khuldi? karena syaithon bersumpah atas nama Allah sambil mengiming-imingi Nabi Adam dan Hawa jika mereka memakan (buah) pohon ini, mereka akan kekal di surga. (pict 2)
Nabi Adam yg menyangka syaithon ga mungkin bohong karena bawa bawa nama Allah (kek gamungkin bgt ada yg berani bohong pake sumpah nama Allah??) dan tertarik dgn iming iming hidup kekal di surga, akhirnya memakan (buah) pohon tersebut.
bahkan ada riwayat yg menyebutkan bahwa syetan tuh sampe nangis yg tangisannya tuh bikin menyayat hati buat bikin Nabi Adam dan Hawa kasihan dan percaya sama kebohongannya (emg setan laknat💀)
terbukti kan kebohongannya? even Nabi Adam udh makan buah tersebut, Nabi Adan dan Hawa ga kekal tuh. ga hidup abadi. tetep meninggal😄
jadi, walau ulama memang berbeda pendapat ttg tafsir buah khuldi ini, tapi mayoritas ulama bilang, yg paling mendekati kebenaran adalah buah ‘khuldi’ itu beneran buah. literally ‘buah’ dari sebuah pohon guys alias ada wujudnya~ wallahu a’lam.
‘berarti, kalo Nabi Adam ga makan buah itu, kita manusia bakal di surga dong sampe skrg?’
nah menarik😆 btw ini juga yg ditanyakan Nabi Musa waktu ketemu Nabi Adam di langit 😂
jawabannya apa hayooo?
There’s this moment in Spider-Man: Brand New Day where Spider-Man admits and apologizes for something he unwittingly did while a person was under mind-control. It’s really stuck with me. It’s the act of a good person. I hope every kid takes that with them. That’s my Peter Parker.