@MentorAtelier Sepasang tungkai melangkah naik ke panggung, menunjukkan sosok Manda dengan gaun putih sedang menggenggam mikrofon di tangannya. Matanya menyapu sekeliling, menarik napas dalam sebelum berucap, “Malam semuanya.”
@Wonyounug Menunduk dan kembali menatap para artiste
“TAPI ISOKENG GWENCHANA JANGAN SEDIH, sekarang banyak stb oa berkeliaran! Odie harap kalian semua dapat dengan cepat dan mudah untuk menemukan rumah baru kalian dengan perasaan senang dan nyaman ne ketika tinggal di rumah barunya!”
@Wonyounug Gemuruh tepuk tangan terdengar setelah mc mengatakan sudah saatnya speech untuk para mentor. Beralih mengambil posisi disebelah mc dan menyunggingkan senyuman untuk para artiste yang telah hadir di acara pada malam hari ini sembari mengucapkan “hi dan terimakasih”
@haewion@Wonyounug "Aku sangat berharap meskipun setelah malam ini, kita tetap menjadi teman baik. Janji nggak asing? hehe. Mari terus saling mengingat dan saling sapa di kemudian hari ya? Awas aja kalau ada yang sombong, nanti aku nangis. Last, I just want to say...I love you guys, I really do."
@haewion@Wonyounug Ketika Deianira memanggil namanya, Averlyne berdiri dari tempat duduknya. Langkahnya mantap dan penuh percaya diri saat ia berjalan menuju panggung. Para hadirin mengarahkan pandangan mereka kepadanya, terpukau oleh penampilannya yang anggun.
@haewion@MoodsAtelier “Selamat sore, Mentors dan Artiste! Sudah siap untuk hari ini?” ia terdiam sebentar, sebelum akhirnya kembali berbicara.
“Saya Adeline Keinandra selaku rekan dari Deianira Sanesha yang akan memandu jalannya acara hari ini.” Sapanya sembari tersenyum.
@haewion@MoodsAtelier Rasa nervous mulai menyelimuti Adeline. Namun dengan cepat ia mengalihkannya dengan menyunggingkan senyum pada wajahnya. Ia menatap balik ke arah rekannya, dilanjutkan dengan mengalihkan pandangannya kepada hadirin.