Pola @aniesbaswedan yang diapakai untuk Kampanye Pilpres sekarang sama persis seperti yang Ia lakukan waktu Pilkada 2017 lalu.
Kata GAGASAN & PERUBAHAN hanya Omong Kosong, selama Ia kampanye tidak ada 1 pun Gagasan yang dia tawarkan ke Publik, begitu juga Perubahan.
#KDRT
Breaking News!
Pelaku pembakaran Rumah yang menewaskan Wartawan dan Keluarganya ( Istri, Anak, Cucu) ditangkap
Sebelum Tewas DIBAKAR Wartawan Tribrata TV Diminta Oknum Aparat Hapus Berita Judi
Before After
PECAT aja jangan cuma dikasih Sanksi Ringan.
BTW Modus lolos Masuk Tanpa Tes ini bukan cuma yang mau masuk jadi Polwan aja.
Contoh di lingkaran @bnpp_ri.
Polanya sama bahkan lebih parah. Sampe niat bikin sekolah abal2 dengan Modus bisa masuk2in ke BNPP Tanpa TES.
Dirujak Boleh?
Makanya diawal gue bilang
"Politikus,Artis,Penjaga Alam bahkan Pemuka Agama" sekalipun sudah banyak di susupi Kaum Pencari Dubur.
Kalo gak HAM ya komunitasnya itu yang dijadiin Tameng.
Pinter2 kita aja lihatnya dari mana. Kenapa?
Karena Banyak Banget Argumen Pembenaran Mereka.
Biasanya Paham Penyuka Sesama Peler itu masuk ke "Organisasi"
Organisasi ini Sengaja Membuat Sesuatu hal yang Lumrah agar lama-lama mereka Kebiasaan dan menerima hal yang awalnya aneh jadi terbiasa...
HAHAHA...
Emang udah DARURAT Kaum Nabi Luth alias Manusia2 Penyuka Sesama Peler.
Gini deh elo pilih nih...
Mau Politikus, Artis, Aktifis Lingkungan atau Tokoh Agama...
Pilih tuh mau yang Mana Dulu??
#PelerDoyanPeler
DAN TERUS TERJADI
Sebuah video tentang ibadah umat Kristiani di Kabupaten Gresik dihentikan oleh tiga orang beredar luas di sosial media
kejadian tersebut menimpa jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Benowo di rumah Ibu Manurung, Perumahan Cerme Indah Blok P / 36 RT 11 RW 03 Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Rabu (8/5/2024 ) sekitar Pukul 19.00 WIB.
Salah satu tetangga, Gabriella mengatakan, bahwa saat sedang khusyuk beribadah tiba-tiba datang satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan seorang anak laki-laki berteriak-teriak.
“Mereka datang menyuruh berhenti dengan berteriak-teriak sehingga mengundang warga sekitar datang, termasuk Ketua RT 11 yang berusaha meredam, ungkap Gabriella kepada , Kamis (9/5/2024).
Kejadian ini langsung membuat situasi panas dan hampir terjadi pertengkaran. Apalagi tiga orang yang meminta menghentikan ibadah dengan omongan kotor dan kejam. Ditambah lagi mereka bukan berasal dari RT setempat.
Ketika sang ayah tewas dibunuh seorang Portugis, Baabullah marah besar.
Sambil membopong jenazah ayahnya, ia berucap:
DENDAM HARUS DITUNTASKAN!
Tak hanya Portugis yang diberantas, di bawah pimpinannya, Ternate konon berkuasa sampai Filipina.
#UtasMILD#SultanBaabullah