@TMCPoldaMetro pak skrg kan sudah ada aplikasi digital Korlantas dan ada SIM digital yg sudah diverifikasi. Apakah kita masih perlu simpan SIM fisik? Mohon petunjuknya
betul, mungkin yg banyak bicara belum pernah berada dijalanan yg crowded dan tidak memiliki sifat pemaaf... toh ibu ibu tadi juga sudah memaafkan kok...
Saya anggota TNI AU, mobil dinas saya barusan lecet, ditabrak dari belakang karena saya berhenti untuk mempersilakan penyeberang jalan lewat.
Saya marah? Tidak, karena jalan memang crowded dan yg nabrak sudah minta maaf.
Saya bisa, anda mungkin belum tentu bisa dengan kondisi mobil seperti itu.
Silakan datang ke Denhanud 471 di Halim mas, sampaikan ke yang piket bahwa mas mau melihat secara langsung hukuman bagi yang bersangkutan.
Follower akun ini insyaaAllah percaya bahwa TNI AU pasti menindak tegas anggota yang bersalah.
Kalau belum follow ya belum tentu.πππ»ββοΈ
absolutely agree... namanya di jalan raya ya terkdang seperti itu cuma kali ini kebetulan aja TNI yang kena yg notabene punya senjata, bukan berarti si sipil juga bisa arogan kan? saling memaafkan itu lebih baik
Airmin tidak ngegas kok mas, kan hanya bertanya supaya tidak ada pemikiran asal pecat saja.
Hukuman itu harus terukur dan adil.
Memang, kalau belum follow akun ini kadang suka salah paham dengan gaya interaksi kita, airmin mohon maaf. πππ»
#dmmp ππ»ββοΈ
Yah, se-elit2nya pasukan, mereka tetap manusia yang punya ego, warga sipilpun juga punya ego.
Kesalahan ybs adalah tidak bisa menahan ego di jalan raya, untuk hal ini atas nama TNI AU airmin minta maaf.
Ybs saat ini sedang menjalani hukuman disiplin ala pasukan elit. ππ»πππ»ββοΈ
@_TNIAU Pak, saya rasa apakah si pratu tsb sudah ditanya kenapa dia menendang? Setiap manusia pastilah ada khilaf mungkin ybs sedang ada masalah dan kebetulan di jalan ibu ibu tadi ngerem mendadak bukan? Sering kali saya lihat juga seperti itu kok di jalan bukan hanya TNI saja kok