KONDISI KALIMANTAN 12 SEPTEMBER 2026‼️
Kabut asap paling parah yang pernah gua liat😭 bahkan kualitas udara aja udah BERBAHAYA
Ya Allah lindungilah saudara2 kami semua yang ada di Kalimantan😭🤲
guys plis bantu repost, disini lagi chaos parah😭bbm antrian sampai 1km lebih, fasum transum tdk ada, mati listrik tiap hari 6-8jam, air bersih dan LPG langka TOLONG KAMI JUGA MASIH INDONESIA😭😭
klau saja ini terjadi dijawa pasti sudah cepat dicarikan solusi sayang kt anaktiri😔
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
mohon izin, saya coba jadikan poster sederhana agar lebih mudah dibaca di ipad for kids 🙏
mudah-mudahan dibaca juga oleh pak prabowo, biar lebih paham apa dampak kenaikan kurs dolar terhadap masyarakat desa.
nb: sudah disertai solusi juga.
Deforestasi Indonesia pada tahun 2025 mencapai sekitar 433.751 hektare, Angka ini setara dengan hilangnya hutan seluas hampir 6 kali lipat wilayah DKI Jakarta dalam satu tahun saja.
Kurang puas? Tahun 2026 pemerintahan juga menargetkan lahan sekitar 2,5-3 juta hektar di papua, angka ini setara 70 kali luas DKI. Terima kasih hidup jokowi dan prabowo
Source :BPS
Adik-adik, kakak-kakak semuanya. Kali ini gw mau bicara tentang sesuatu yang sudah menyiksa rakyat Indonesia selama bertahun-tahun. Bukan korupsi. Bukan inflasi. Tapi sesuatu yang lo rasain setiap kali mau mudik atau liburan dan buka aplikasi Traveloka, lalu langsung menutup aplikasinya lagi karena tidak sanggup melihat angkanya.
Yes. Tiket pesawat domestik Indonesia. Yang harganya bisa lebih mahal dari tiket ke luar negeri. Yang bikin relawan bencana harus muter lewat Malaysia dulu baru bisa ke Aceh. Yang udah dikeluhkan jutaan orang tapi tidak pernah beneran berubah.
Gw udah baca risetnya. Gw udah cek datanya. Dan sekarang gw mau cerita ke lo semua, pelan-pelan, dengan bahasa yang bisa dimengerti semua orang, kenapa ini terjadi dan siapa yang sebetulnya diuntungkan dari penderitaan kita bersama. 🧵
Di kondisi ekonomi sesulit sekarang, berikut anggaran yang dihamburkan BGN sejauh ini :
-langganan zoom meeting 5,7 miliar
-pakaian 623,3 miliar
-pelatihan & sosialisasi 464,6 miliar
-perangkat teknologi 1,26 triliun
-motor listrik 1,2 triliun
-event organizer 113 miliar
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu hal paling mengejutkan yang bisa terjadi dalam tata kelola keuangan negara.
Pemerintah sudah membuka 35.476 lowongan kerja untuk manajer Koperasi Desa Merah Putih. Pendaftaran sudah dibuka sejak 15 April dan ditutup 24 April 2026 besok.
Tapi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa orang yang bertanggung jawab atas kas negara mengaku tidak tahu dari mana uang untuk menggaji puluhan ribu pegawai itu akan datang.
Kata-katanya sangat eksplisit.
Koperasi saya enggak tahu.
Yang lain saya enggak paham.
Berhenti sebentar dan pahami itu.
35.000 orang lebih akan direkrut sebagai pegawai BUMN. Gajinya belum ditentukan secara detail Zulhas hanya bilang menyesuaikan tingkat kelulusan.
Sumber anggarannya tidak jelas Menkeu hanya tahu cicilan Rp40 triliun per tahun untuk koperasi tapi tidak tahu apakah itu sudah termasuk gaji pegawai atau belum.
Dan proses rekrutmen sudah berjalan penuh tanpa ada kejelasan fiskal yang konkret.
Ini bukan pertama kali pola seperti ini terjadi.
MBG diluncurkan 6 Januari 2025 sementara anggarannya masih diblokir dan belum bisa dicairkan. Mitra direkrut, dapur dibangun, makanan dikirim semua pakai uang sendiri dulu sambil menunggu reimbers yang entah kapan.
Baru belakangan sistem dibenahi.
Motor listrik Rp1,2 triliun untuk BGN muncul di anggaran tanpa penjelasan yang memadai tentang relevansinya dengan program makan bergizi.
Proyek IT Rp1,2 triliun yang klarifikasinya hanya narasi tanpa data yang bisa diverifikasi publik.
Dan sekarang 35.000 pegawai BUMN direkrut dengan sumber gaji yang bahkan Menkeu sendiri tidak tahu.
Polanya sangat konsisten dan sangat mengkhawatirkan.
Program diluncurkan dulu, rekrutmen dibuka dulu, pengumuman dibuat dulu sementara pertanyaan paling fundamental tentang dari mana uangnya dijawab dengan nanti saya pastikan.
Yang membuat ini lebih serius adalah konteksnya sekarang.
Tiga Dirjen di Kemenkeu baru saja dicopot bersamaan kemarin. Ada isu APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan yang belum dikonfirmasi atau dibantah dengan data konkret.
Ruang fiskal sudah sangat tertekan dengan MBG yang menyedot hampir Rp1 triliun per hari, perang Iran yang membuat harga energi melonjak, dan penerimaan pajak yang tertekan.
Di tengah semua tekanan fiskal itu pemerintah membuka 35.000 lowongan baru tanpa kejelasan anggarannya.
Ada juga pertanyaan teknis yang sangat serius soal rekrutmen ini yang perlu dijawab.
Pertama — status pegawainya adalah karyawan BUMN.
Koperasi Desa adalah entitas yang secara hukum berbeda dari BUMN. Lalu mengapa rekrutmennya melalui Panselnas dan statusnya BUMN?
Ini adalah pertanyaan legal yang sangat mendasar.
Kedua — 30.000 dari 35.476 posisi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Ini adalah perusahaan yang baru dibentuk.
Apakah PT ini sudah memiliki struktur corporate governance yang memadai untuk mengelola 30.000 pegawai sekaligus?
Ketiga — rekrutmen menutup usia maksimal 25 tahun. Artinya ini menyasar fresh graduate dan diploma baru lulus.
Dengan gaji yang belum jelas, ditempatkan di koperasi desa yang baru dibentuk, dengan status yang tidak jelas antara BUMN atau bukan ini adalah kondisi kerja yang sangat tidak ideal dan berpotensi mengorbankan puluhan ribu anak muda.
ketika Menteri Keuangan sendiri bilang tidak tahu sumber anggaran untuk program yang sudah berjalan dan sedang direkrut puluhan ribu pegawainya, itu bukan sekadar masalah komunikasi antar kementerian.
Itu adalah bukti bahwa program-program besar ini diluncurkan tanpa perencanaan fiskal yang matang dan terkoordinasi.
Dan yang paling menggelisahkan adalah ini sudah terjadi berulang kali dengan pola yang sama.
Luncurkan dulu, urus anggarannya belakangan.
Dan yang selalu menanggung konsekuensinya adalah uang pajak rakyat yang terus mengalir tanpa kepastian akan ke mana dan untuk apa tepatnya.
Guys, Bu Rani Anggrini Dewi konselor pernikahan 25 tahun lebih, sudah menikah 44 tahun bilang sesuatu yang menurut gua adalah penjelasan paling nyesek yang pernah gua dengar tentang kenapa banyak perempuan menyesal setelah menikah.
Dan ini bukan opini.
Ini dari orang yang setiap hari duduk berhadapan dengan pasangan-pasangan yang pernikahannya sedang hancur.
Jawabannya satu kalimat
mereka masuk ke pernikahan
tanpa tahu siapa diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka masuk
semua yang membentuk identitas mereka sebelumnya karir, mimpi, ambisi,
pengembangan diri pelan-pelan hilang.
Bukan karena dirampas.
Tapi karena struktur pernikahan
yang mereka masuki memang tidak dirancang
untuk menampung itu semua.
Bu Rani bilang polanya sangat konsisten dari ribuan kasus yang dia tangani.
Perempuan menikah.
Anak lahir.
Semua fokus beralih ke peran sebagai ibu dan istri.
Pengembangan diri berhenti.
Dan di suatu titik entah dua tahun kemudian atau sepuluh tahun kemudian mereka bangun dan bertanya siapa saya sekarang?
Saya sudah S1,
saya pernah kerja,
saya punya mimpi.
Sekarang saya cuma masak
ngurus anak, dan menunggu suami pulang.
Dan yang membuat ini sistemik dan bukan hanya nasib buruk individu adalah satu fakta yang Bu Rani sebut dengan sangat tegas orang tua Indonesia sekarang sudah sadar untuk menyiapkan anak perempuannya.
Mereka kirim ke universitas terbaik.
Dorong untuk berkarir.
Ajarkan untuk mandiri secara finansial.
Tapi mereka lupa menyiapkan anak laki-lakinya.
Hasilnya adalah collision yang tidak bisa dihindari. Perempuan yang sudah berkembang menikah dengan laki-laki yang masih membawa mindset bahwa suami harus dilayani, urusan rumah tangga dan anak adalah urusan istri, dan suami harus selalu lebih tinggi dari istri dalam segala hal.
Dua orang dengan level perkembangan yang sangat berbeda masuk ke satu institusi.
Dan perempuannya yang selalu diminta untuk menyesuaikan diri ke bawah bukan laki-lakinya yang didorong untuk naik ke atas.
Dan ini yang paling menyakitkan dari seluruh cerita ini. Banyak perempuan yang menyesal bukan karena suaminya jahat.
Bukan karena pernikahannya penuh kekerasan.
Tapi karena perlahan-lahan tanpa ada satu momen dramatis yang bisa ditunjuk sebagai titik balik mereka kehilangan diri mereka sendiri.
Dan begitu mereka sadar bahwa yang hilang itu tidak bisa dikembalikan oleh siapapun termasuk oleh suami yang mencintai mereka itulah penyesalan terdalam yang Bu Rani temui dalam kasusnya setiap hari.
perempuan yang menyesal setelah menikah bukan perempuan yang salah pilih pasangan.
Mereka adalah perempuan yang masuk ke struktur yang tidak pernah dirancang untuk menampung mimpi mereka.
Dan selama struktur itu tidak berubah selama anak laki-laki tidak disiapkan dengan cara yang sama dengan anak perempuan angka penyesalan itu tidak akan turun.
Sekitar 10 thn lalu aku posting orangutan yg kurus di kebun sawit. Aku dituduh dibayar Eropa buat kampanye gelap sawit.
Giliran udah banjir 3 provinsi gini baru pada sadar yg dikhawatirin orang lingkungan tuh bukan orangutan ama gajah doang, tapi juga keselamatan orang banyak.
Pesut Mahakam, freshwater dolphins in Borne/Kalimantan, is already rarely visible. They're on verge extinction. Scientist say if there is no serious action in some decades ahead we will soon lose them forever. Pesut Mahakam is not just a rare animal but the natural symbol of Borneo/ Kalimantan, Indonesian Symbol. Please share and make it Viral.
they’re beating us in the streets. this is Jakarta, Indonesia. this is happening TODAY. don’t scroll past, spread this video so the world sees the brutality we’re facing. #ACAB
INDONESIA.
They suffered burns, rubber bullet wounds, tear gas shot directly at their faces, n many were trampled on the track. The police fired towards residential areas near the tracks, where many children live. This caused panic among residents, leading to many people.