@Otniel12_ Cito - City of tomorrow
Goci - Golden city
Bagin - Bagong Ginayan
Wonsarkid - Wonosari kidul
BluKid - Bluru Kidul
TP pagi - thrifting zone 😁
Pernah diet dan olah raga pakai dumbel. Variasi latihan lihat di youtube termasuk dari Ade Rai. Dietnya cuma kurangi jumlah nasi, perbanyak lauk dan sayur. Dalam 3 bulan dari 87kg jadi 78kg dan sebulan kemudian jadi 73kg. Reaksi orang, "kena diabetes, pak?".
Ada bocah namanya Arya Permana. Umur 10 tahun beratnya 192kg :(
Kabar terbaru 2026 bbnya udah balik ke 83kg karena pengecilan lambung dan program diet dan gym oleh Ade Rai.
Cerita sedikit: Ade rai tuh salah satu yang program dietnya gua ikutin, nonton youtubenya deh, bukan cuma praktek tapi banyak teori yang dia buat soal kesehatan termasuk diet yang menurut gua efektif, karena gua juga salah satu yang berhasil kurus pas pake metode yang dia buat.
Balik ke Arya. Mau aktivitas apapun susah karena berat badan. Orang tuanya sampe bikin kolam khusus karena ukuran tubuhnya udah nggak memungkinkan dia mandi di kamar mandi rumahnya.
Program dietnya berhasil, tapi perubahan bb drastis tinggalin sisa kulit yang cukup banyak. kulit berlebihnya harus dioperasi, dipotong dan diangkat.
Foto terakhir tuh foto terbaru dia 😭
Arya jadi motivasi diet aja sih, jangan terlena sama kata kata orang gila yang bilang "gendut nggak apa apa yang penting sehat" nggak ada. Mau secinta apapun lu sama diri lu sendiri nggak ada gendut itu sehat nggak ada, Semangat buat yang lagi diet. 🫵😊
Sedikit kata, sejauh ini yang gua liat dan gua rasain sendiri:
Dari gendut terus diet ke bb ideal itu bikin perubahan muka yang drastis, muka lu akan lebih cakep diliat, lebih seger, lebih bersih diliat. Buktiin sendiri aja. Goodluck.
Kurang lebih sama.
🧒🏻: kerja di mana sekarang?
👷🏼♂️: Gojek, om.
🧒🏻: lho, iya tha. Bagian apa?
👷🏼♂️: Mitra driver.
🧒🏻: gpp. Ditekuni aja.
👷🏼♂️: Nggih. Terima kasih, om.
Temen gw pernah cerita, btw tampilan temen gw emang agak kocak gitu mukanya ya.
Lagi ada pertemuan keluarga, om nya dia yg udah lama ga ketemu langsung ngajak basa basi gitu
🧔♂️: eh kamu, kerja di mana skrg?
👨: oh iya om, skrg di gojek
seketika om nya hening sebentar, langsung puk puk temen gw
🧔♂️: kerja mah apa aja jaman skrg, yg penting halal
👨: i iiya om, hehe
PADAHAL TEMEN GW PROGRAMMER DI GOJEK
Kalau untuk benefit, ada. Tapi hanya bagi mitra juara/andalan saja. Setiap trip terselesaikan akan mendapat poin. Nah, poin yg terkumpul ini bisa ditukar voucher. CB bensin, pulsa, paket data, token listrik, diskon servis, diskon belanja, diskon makanan.
@ghozyulhaq Gatau yg skrg gmn, tapi mungkin bisa ganti ke insentif by performa per periode, bukan order count
Misal rating > 4 per bulan, max hanya 15% nolak order, etc
Kurangi promo buat user, mungkin sebagian bisa dialihkan jadi benefit mitra kayak voucher bensin
Mau gamau naikin harga
Di beberapa tempat di Sidoarjo, bangunan KDMP berhadapan langsung dengan gerai Indomaret dan Alfamart. Mungkin memang strateginya gitu. Seperti di mana ada indomaret selalu ada Alfamart.
Guys ini update koperasi merah putih yang perlu lo tau.
Sudah 7 bulan beroperasi keuangannya masih minus.
Dan solusi yang dipilih bukan evaluasi model bisnisnya. Bukan perbaiki manajemennya. Bukan tanya kenapa setelah 7 bulan masih belum balik modal.
Tapi larang Indomaret dan Alfamart buka cabang baru.
Gw perlu berhenti sebentar di situ.
Jadi logikanya begini koperasi yang dibiayai uang negara tidak bisa bersaing secara sehat di pasar. Solusinya bukan bikin koperasinya lebih kompetitif. Tapi eliminasi kompetitornya.
Itu bukan ekonomi kerakyatan. Itu proteksionisme untuk menutupi ketidakmampuan.
Dan yang paling ironis Indomaret dan Alfamart itu bukan perusahaan asing. Itu perusahaan Indonesia yang sudah puluhan tahun bangun ekosistem ritel dari nol. Yang kasih lapangan kerja jutaan orang. Yang ada di setiap sudut kampung sampai kota. Yang stoknya lengkap, harganya transparan, dan buka 24 jam.
Mereka dilarang berkembang bukan karena melanggar hukum. Tapi karena terlalu kompeten dibanding koperasi yang belum bisa jalan sendiri setelah 7 bulan.
Dan ini bukan pertama kali pola ini terjadi di Indonesia. Bisnis yang tidak kompetitif dilindungi bukan dengan cara ditingkatkan kualitasnya tapi dengan cara pesaingnya dihambat.
Hasilnya selalu sama. Konsumen yang rugi karena pilihan berkurang. Pasar yang tidak efisien karena kompetisi dibunuh. Dan koperasinya sendiri tidak pernah benar benar tumbuh karena tidak pernah dipaksa untuk bersaing.
Kalau memang misi koperasi merah putih adalah berdayakan ekonomi rakyat buktikan dengan bersaing. Bukan dengan minta pesaingnya dipasung.
@OjolOknum@afrkml Atau bisa pakai GOJEK INSTAN. Sama kayak order biasa tapi pilih opsi instan. Tawarkan ke driver yang terdekat di situ. Kasih kode nya. Kalo OK, tancap gas.. 😁
@avocadocha_@AbangOjolBotak Yang dibayar pelanggan 35k. Pendapatan driver hanya 80% dari biaya perjalanan (19.500-20%)= 15.600. jika ada tip baru ada tambahan. Tip 100% ke driver.
@Suranizz_Anizz@AbangOjolBotak Kakau dari pengalaman saya, sudah komfirmasi supaya ditunggu. Pelanggan ok. Tapi 2-3 menit berikutnya langsung cancel. Padahal sudah usaha sampai ngebut.
@AlamResta@rayestu Ada kok hitunganya di aplikasi. Hak driver memang 80% dari tarif perjalanan. Sedangkan pelanggan banyak itemnya. 16k dipotong 20% 12.800. itu yg reguler. Yg layanan hemat full 100% ke driver. Tp ya akhir hari dipotong biaya sesuai berapa orderan hemat yg selesai
@forreverchild@dasyyah@FunJunkies Kalau di gojek, kalau driver yang membatalkan sekali langsung dapat teguran. Ya tetap masih bisa kerja tapi ada jeda. Kalau dibatalkan pelanggan, lebih dari 3 dapat teguran. Kena jeda orderan selanjutnya.
@Hdnlo@HeinzHanz169027@dasyyah@FunJunkies Karena dari dinas transportasi kasih tarif per km memang segitu (lampiran gambar).
Dan hak driver hanya di tarif perjalanan saja 🥹. Sedangkan yang dibayar penumpang banyak itemnya. 20% dari 16.000 ya 12.800
@itsdreichday@FunJunkies Kalau yang orderan hemat. Tarif 100% full masuk ke driver. Tapi akhir hari, ada biaya yang dipotong sebesar jumlah trip hemat yang diselesaikan hari itu. >9 trip biayanya 12.500 (Gojek). Kalau gk ada orderan hemat ya gk bayar apa apa. Tip mau tunai atau non tunai masuk driver.
@yo0there@FunJunkies Kurang tau kalau di Grab. Kalau di Gojek, yang hemat berlangganan itu jika dpt orderannya dan terselesaikan. Kalau sehari itu gk ada orderan yang hemat ya gak bayar apa apa. Tarif perjalanannya 100% full masuk driver. Jika trip hemat > 9. Bayarnya 12.500.
Untuk hal yang lain, setuju. Dan benar. Untuk yang berbayar, meluruskan yang beredar. Bukan membayar untuk dapat orderan (hemat). Tapi bayar jika dpt orderannya dan terselesaikan. Dan tarifnya 100% utk driver. Trip hemat terselesaikan >9 bayarnya 12.500 (gojek).
Ada yang menjelaskan secara detail di thread mengenai fenomena ojol belakangan ini : dari susahnya dapat driver sampai service level yang drop jauh. Aku share disini ya.