Temen temen bantu doakan Semoga segera mendapatkan keadilan untuk anak nya 🤲😭
Bikin sesak napas baca isi curhatan si ibu :
Bagi mereka yang punya kuasa, kasus ini mungkin bisa ditepis begitu saja dengan alasan 'tidak ada bukti digital'.
Tapi bagi kami keluarga miskin, derita fisik dan batin yang dialami Rahma (kejadian di Kab. INHIL) adalah kenyataan pahit yang nyata. Rahma sudah mengadu ke guru sambil menangis saat kakinya diinjak dan perutnya dipukul dengan gagang sapu.
Namun perlindungan yang didapat hanya sebatas kata 'nanti'. Sebulan terbaring dengan kaki membengkak dan menghitam hingga pembuluh darahnya tersumbat,
pihak sekolah bahkan tidak pernah datang menjenguk. Dokter mendiagnosis adanya cedera trauma/memar akibat benturan yang menyebabkan penyumbatan pembuluh darah.
Kini, setelah 1 tahun lebih berjuang, penyakitnya menjalar hingga ke jari tangan. Bagi kalian yang menuduh kami mengarang cerita demi donasi: kejam sekali kalian!
Kami tidak minta musibah ini, kami hanya ingin Rahma sembuh kembali. Kami bersuara karena keadilan tidak boleh hanya tajam ke bawah!
Setelah ibunya meninggal abis ngelahirin adiknya, si anak 12 tahun ini harus ngebawa adiknya yang masih bayi untuk ditaro di tempat umum...
...dengan harapan ada yang mau merawat adiknya, dan adiknya punya masa depan yang tidak seperti dia...
Beneran gagal ini negara
Quote dari anak muda gen z ini menggetarkan bagaimana kondisi negara ini dan para pejabat hingga anggota DPR RI dan DPRD.
Rakyat yg memilih klen kok malah klen yg memeras, mencekik, biat kebijaka tdk pro rakyat.
Bacot klen nantang-nantang buat kegaduhan menjadi bom waktu.
Siapa ini wartawannya, sangat nonjok sekali pertanyaannya di muka parcok ini.
Personil aparat Polri gagal di institusi negara ini dan hanya cergep utk Jokowi dan para mafia.
Narasi terus #1312ACAB@prabowo kau ganti tuh ternak kapolri SIGIT, ganti org kompeten.