men never leave women alone, he's totally a stranger to us dan tbtb dia rusuh sendiri, itu postingan harmless btw knp dia marah-marah di dm temen gue sumpah gila bgt
Indonesians should be aware of this. So there're French pedophiles who adopt babies/children from Asia only to be abused & raped. Some of them are involved in child sex trafficking through "adoption scheme" which is made possible or legal through the French Embassy in Jakarta.
Michiharu Okuda (38), pria berkebangsaan Jepang yang merupakan pendeta di gereja aliran sesat Kristen di Osaka, adalah seorang predator anak. Dia mengeksploitasi seorang gadis Indonesia (13 tahun saat kejadian) melalui Discord dengan memaksanya mengirimkan video dan foto seksual.
Guyss kalo kalian ke Uluwatu jangan lupa mampir ke Thirst Trap, ramein reviewnya, soalnya kemarin dapat bad review sama zionist karna pasang bendera palestine di cafenya
Jadi, ada kabar sedih dari Kalimantan Selatan. Ternyata ada situs bersejarah keren banget di sana, yaitu ratusan lukisan dinding gua yg umurnya udah 2.000 tahun. Lukisan ini jadi saksi bisu kehidupan leluhur kita zaman dulu.
Sayangnya, sekarang keberadaan situs ini lagi terancam gara2 ekspansi kebun sawit di sekitarnya. Masalahnya, akar pohon sawit, perubahan suhu di dalam gua, sampai sisa pupuk kimia bikin lukisan kuno ini perlahan rusak dan memudar.
Warga Indonesia murka atas prostitusi anak oleh warga Jepang. Meski Polri telah bersuara dan Kedubes Jepang mengeluarkan imbauan, SOD Create justru merilis video mesum bertema prostitusi anak di Jakarta pada 28 Mei, seolah menantang upaya penegakan hukum yang telah dilakukan.
Apakah kami bukan lagi bagian dari Indonesia sehingga 7 bulan bencana kami dicuekin, atau karena suara bapak hanya 24% waktu pilpres terus bapak tidak peduli
cc:threadedhiegayo
Knetz ngeluh kalau jadi fans idol sekarang jauh lebih mahal dibanding dulu, dan menurut mereka itu juga alasan kenapa fans sekarang lebih galak. 😭
Dulu tiket konser masih murah dan fansign benar-benar random (gak perlu beli album segunung). Jadi saat idol bikin kesalahan, banyak fans yang masih bisa memakluminya.
Tapi sekarang album, fansign, konser, membership, sampai merchandise harganya makin tinggi. Jadi kalo idol bikin masalah dikit, fans berasa punya hak untuk maki-maki.
Ada yang nambahin juga, dulu memang sudah ada fansite master (홈마) yang memotret idol, tapi fans yang di barisan depan cuma sibuk merekam pakai HP sepanjang konser atau orang yang mengangkat hand banner besar-besar itu nggak sebanyak sekarang.
Sekarang kalau idol bilang,
"Tolong turunkan HP dan nikmati konser kami bersama!"
Fans bakal langsung membalas, "Memangnya kalau nggak rekam terus aku harus ngapain? Harga tiket konser mahal banget."
Knetz lain juga komentar, mengibaratkannya seperti membeli buah. Kalau beli satu keranjang buah murah lalu ada beberapa yang busuk, orang mungkin masih memakluminya. Tapi kalau membeli buah yang dikemas premium seharga 100.000 won di department store mewah dan ternyata ada yang busuk, pasti langsung komplain ke customer service.
Intinya, menurut mereka, bukan karena fans generasi sekarang lebih kejam. Semakin mahal biaya menjadi fans, semakin tinggi pula ekspektasi dan semakin kecil toleransi terhadap kesalahan idol.
Nasib tragis menimpa satu keluarga di Solok Selatan, Sumbar (31/5/2026). Gara-gara berani melaporkan kasus pemerkosaan anaknya ke polres beberapa bulan lalu, rumah mereka malah dikepung 15 orang dan diserang secara brutal.
Di dalam rumah cuma ada ibu (ER), suami, dan bayinya yang masih berumur 2,5 tahun!
Mirisnya, pelaku pemerkosaan yang harusnya mendekam di penjara tapi gak ditangkap-tangkap polisi, malah ikutan datang mengepung dan menyerang korban!
Padahal keluarga korban baru aja berani pulang setelah berbulan-bulan kabur, murni cuma mau mengadakan acara akikah anaknya.
Pelaku pemerkosaan bebas berkeliaran dan malahan balik mempersekusi korbannya tanpa takut hukum.
Tolong pak Kapolri, atensi kasus di Solok Selatan ini!
Bantu sebarluaskan video/berita ini gaes agar pelaku cepat diciduk!