PLIS KATA GUA JANGAN COBA-COBA PAKAI PAYLATER! HIDUP SEMAMPUNYA AJA.
gue korban si oren hampir 5 tahun gali lubang tutup lubang. Awal tahun 2026 gue udah terlepas dari mereka, iya gue udah lunas dari semua tagihan mereka.
Jaman sekarang apa sih yang gak pake paylater? iming-iming diskon besar malah jadi tagihan besar. Awalnya mampu untuk bayar, hingga akhirnya setiap bulan kelabakan buat bayar tagihan yang makin besar.
pernah telat sehari lupa bayar, gilak dendanya besar banget.
Paylater ini akan mendorong perilaku konsumtif karena promo dan iklannya dimana-mana.
Penggunaan paylater memang menawarkan kemudahan, tetapi penting untuk menggunakan layanan ini dengan bijak. Sebaiknya, pertimbangkan kebutuhan dan kemampuan finansial sebelum memutuskan untuk menggunakan paylater. Jika tidak, risiko yang ditimbulkan bisa berdampak negatif pada kesehatan finansial di masa depan.
STOP PINJOL, STOP PAYLATER, STOP GALOB TULOB!
#WargaDebtFree
HATI-HATI SAMA ORANG DENGAN SIFAT INI
1. Pendiam
2. Tatapannya tajam
3. Suka mengalah
4. Nggak suka keramaian
5. Suka menolong
6. Peduli sama orang
Orang dengan sifat seperti ini pikirannya
dalam dan penuh perhitungan.
Mereka selalu berpikir panjang sebelum
mengambil keputusan, bahkan masih
memikirkan keselamatan "musuhnya'
sekalipun.
Namun ada sisi misterius yang jarang terlihat.
Kadang bisa bikin merinding, tapi sering
mereka sembunyikan dengan
senyum dan tawa.
@tanyarlfes Pokoknya kalian kalo cari pasangan jgn yg merokok ya guys, udah ada datanya loh anak2 yg kena kanker dari kecil itu, rata-rata bapaknya perokok.
Jgn percaya klo pasangan kalian bilang, nanti klo udh nikah berhenti merokok, harus berhenti dulu sebelum nikah.
🚨FAKTANYA, DARI 100% TRADER, CUMA SEKITAR 15% YANG BENAR-BENAR UNTUNG. SISANYA? 85% LAINNYA RUGI!
Kok bisa? 🤔
Biasanya sih karena hal-hal ini 👇
1. Entry asal-asalan
Kebanyakan trader yang rugi itu masuk posisi tanpa alasan yang jelas.
Bukan karena setup matang, tapi karena lihat orang lain cuan lalu ikut masuk.
Nggak ada riset, nggak ada perhitungan.
Ujung-ujungnya cuma FOMO.
2. Nggak berani untuk cut loss
Salah satu penyebab modal trade cepat habis adalah sulit mengakui kalau posisi yang diambil itu salah.
Takut nutup posisi di rugi, berharap market berbalik.
Padahal, cut loss itu penting buat jaga modal supaya kerugian nggak makin besar.
3. Serakah pas profit
Pas kondisi porto sudah hijau, disiplin kadang mulai goyah.
Udah profit 50% bahkan 100%, tapi masih berharap bisa dapet 5x atau 10x.
Akhirnya profit nggak diamankan, dan posisi yang tadinya cuan malah balik minus 😂
4. Overtrade
Merasa harus selalu trading biar kelihatan “aktif”.
Padahal market nggak selalu kasih peluang bagus. Di kondisi market yang nggak jelas, nggak trading sering kali justru keputusan paling bijak.
Perlu di ingat: lebih baik ketinggalan peluang daripada masuk posisi yang nggak perlu.
5. Emosional
Trading itu bukan cuma soal chart, tapi permainan psikologi.
Kalau emosi nggak terkontrol, keputusan yang diambil pun jadi nggak objektif
Kalau kamu gak objektif ketika trading hasilnya hampir pasti selalu rugi.
Ini cara tubuh mengontrol emosi kita:
Stres → lari
Sedih → push up
Overthinking → menulis
Malas → matikan HP
Panik → meditasi
Capek → mandi air dingin
Burnout → jalan-jalan
Marah → angkat beban
Tertekan → ke tempat hijau
Banyak pikiran → melukis
Gelisah → ibadah & berdoa
Cobain!
Ada pepatah dari Rumania yang mengatakan "Don't put all your eggs in one basket."
Kalo kamu cuma investasi di IHSG tapi sahamnya ada 10 biji, itu mah sama aja bukan diversifikasi. Diversifikasi itu adalah asset class yang berbeda. Ga pake basa basi langsung saya contohin pake praktek bukan pakai teori dari chat gpt.
1. Dana darurat. Safety net bukan buat cari return tapi buat survival. Di reksadana oke. Min 6 bulan pengeluaran.
2. Saham Indo untuk agresif all in saham maksimal 3. (Akun contoh 10jt)
3. Saham US paling kompleks, di dalamya kalo udh terjun kesini kita juga bisa masuk ke developed dan emerging market, world index dll. Bisa juga beli Gold, Silver dan segala macan komoditas lainnya. (Akun contoh Pluang)
4. BTC aset alternatif saya beli $2500 2 bulan terakhir. Mumpung masih murah. Setiap kelipatan tertentu pindah ke cold wallet. Kalo saya tiap kelipatan 100jt. (Indodax)
Blm lagi ada emas fisik, mata uang (USD, SGD, CHF), saya juga suka beli LEGO eh ternyata bbrp ada yg harganya naik.
Walau banyak asset class yang berbeda, diversifikasi sama sekali ga bikin saya repot. Justru menyelamatkan saya.