@tanyakanrl seorang nabi yang mulia aja bisa depresi nder, aku rasa pertanyaan apakah nabi Yaqub jauh dari Allah sampe kena penyakit mental itu ga perlu dijawab yah :)
@tanyakanrl aku nemu ini nder dan rasanyaa cukup tercerahkan. Memang, kalau kita berupaya mendekatkan diri sama tuhan, kita akan menemukan ketentraman, tapi emosi manusia itu valid dan akan selalu mengalir di kehidupan, dan sah2 aja buat ngerasa berat, capek, sedih, dll.
Kayaknya banyak orang kurang on the same page soal kata underrated dan overrated ya😄
Underrated itu artinya di-rate (dinilai) kurang (under) dari seharusnya, sedangkan overrated itu artinya di-rate lebih (over) dari seharusnya.
So, sebutlah Jon anggap A overrated. Itu bisa berarti gini: Jon menilai A seharusnya ratenya 8,5/10, tapi banyak orang menilainya 10/10.
8,5/10 bukan berarti "jelek", tapi dia di bawah rate yg orang2 kasih ke A (10/10). Maka itu, A bisa dibilang overrated oleh Jon, tapi bukan berarti Jon menganggapnya "jelek".
Dulu beberapa kali mengalami ini: Ketika ada orang nyebut nama siapa gitu, gue langsung nyeletuk "oh yang a b c ya", tanpa menyadari bahwa penilaian gue terhadap dia itu gue buat 2, 5, bahkan 10 tahun lalu.
Sangat gak bijak gue di situ mengasumsikan orang akan terus stagnan dan sama aja isi pikiran atau sikapnya terhadap sesuatu setelah sekian tahun berlalu. Dalam waktu satu hari aja orang bisa menemukan ratusan bahkan ribuan pengetahuan baru yang mungkin mengubah signifikan cara pandang dan sikapnya.
Dari situ gue mulai membiasakan diri ✨melakukan kalibrasi✨ penilaian. First, second, third impression mesti selalu bisa gue ubah atau koreksi lagi mengikuti fakta-fakta terbaru.
It's not just "pausing judgement" but "continuously recalibrating judgement"😊
#opinicania
Politikus mah kalo kalah pemilu nanti, bisa langsung ikut bergabung dengan lawannya di Pemerintahan lurrr. Tetep entuk kerjo, entuk proyek..
Lha kita terus musuhan ki manfaate opo? Mulo Pak Prabowo ngga nesu ditinggal Cak Imin, putaran pertama Cak Imin kalah kan iso gabung meneh.. 😌
Wujud malaikat seperti manusia yang bersayap itu penggambaran malaikat dalam budaya-budaya Paganisme. Wujud malaikat tidak bisa dibayangkan, yang jelas menakutkan. Karena Nabi, Zakaria, Maryam pertama kali melihat Ruhul Kudus reaksinya bergidik ketakutan.