Dia juga gak tone deaf. Bukan hanya oposisi pemerintah dan dukungannya untuk palestine, tesso nilo, hutan papua, banjir sumatra dll. Tapi soal lany, band favoritnya juga, dia delete foto konsernya, bahkan dia gak nunjukin minatnya lagi di publik.
Cr : tt chio
gw juga mau jir dibayar for being a queer person dan dukung "agenda lgbtqia+" tapi masalahnya yang gw dapet cuma kebencian dan fitnah dari hetero queerphobic cok.
gue nggak ngeliat masa depan gue di sini karena
1. gue queer
2. indog masih misoginis dan patriarkis
3. pemerintah demoin rakyatnya sendiri
4. feminis dianggap freak di sini
5. racist, corrupt, and homophobic country
Soalnya bagi mereka agama itu di atas kemanusiaan, jadi menurut logika mereka memanusiakan sesama manusia yang tidak diakui di agama mereka itu tidak bermoral 🤷🏼♀️
Ngomongin masalah aman atau enggak, Instagram salah satu seniman ARTJOG hilang tidak lama setelah opening. Karya kawan kami, Mbak Hana, menampilkan tentang mereka yang dituduh "merah" dan diculik tanpa proses hukum yang adil, mengkritisi kekejaman pemerintah pada masa itu.