Sepanjang kita masih diupah orang lain, atasan atau majikan: setiap kita adalah buruh!!
Selamat hari buruh sedunia dan akhirot!
(Teks: internasionale, terjemahan Ki Hadjar Dewantara plus Soepeno dkk, ai juga)
Kita bisa menikmati hujan
tanpa menyentuhnya, kekasih
Nyalakan api
seduh kopi
Biarkan bibir kita
menguapkan kalimat-kalimat
sakit dan benci dikhianati
Tatapan mendung
lalu deras
sangat
deras
@myXL gak bisa isi kuota.. huft...
Saldo rekening kepotong, paket kuota gak masuk (moga besok balik lagi, atau paket kuotanya masuk) ngisi pakek pulsa juga gak bisa (gangguan mulu).
Hahhhhhhh
Hallo, X
Lama tak sapa apalagi sua.
Apakah kamu bahagia dengan dirimu?
.
Akhir-akhir ini teman tikam teman
sudah biasa. Tapi sebagaimana
fitrah kita, kita tak akan menikam
masa lalu bukan?
.
Jabat erat sua kita
di waktu itu
hujan, kopi saset
dan dapur
adalah
dramaturgi
rumah susun
atau tembok kota
yang berselingkuh dari
kenyataannya
lantas kita tertawa
menelan ludah cita-cita
kita dan kota
Mata mimpi
adalah kerlip bintang
sihir malam
Kutunggu jatuh ia
kupuja dengan asmarandana
Tetapi lamunan
telah lebih dulu
mencipta penjara kita
Ah, semesta cinta