Terlampau mandiri serta diselimuti rasa sungkan untuk meminta bantuan adalah definisiku sendiri, karena itulah kamu jarang kuhubungi. Sebab aku selalu merasa tak ingin merepotkan orang lain, meskipun kamu mungkin tidak akan merasa keberatan.
mengikuti tepat satu, dua langkah di belakangmu. Perlahan-lahan, toko itu menghilang dari pandangan, kembali menyatu dengan kehidupan di sekitarnya. Misi menemani teman mencari peralatan melukis, sukses! 🥳🎉🎨
/ end.
@IterCaelesti “Totalnya delapan dollar, Nona Lennie.” Kuambil kedua buket bunga yang masih tersedia, jadi aku tak perlu merangkainya. Kamu pun tak perlu menunggu lama, buket dirapihkan sejenak sebelum diberikan pada sang nona. “Ini untuk buketnya.”
@IterCaelesti | Beberapa bunga baru saja datang, aku sedang menyusunnya untuk dipajang. “Tentu saja boleh, Nona.” Merasa adanya kehadiran seorang pelanggan, aku langsung menghentikan kegiatan yang sedang kulakukan. “Bagaimana dengan bunga tulip? …
@IterCaelesti Aku melangkah ke sisi meja, guna mengambil kartu yang biasa diselipkan pada buket bunga. Lalu kembali untuk menuliskan nama pengirim dan nama penerima, Lennie dan Noah Bahtera. Seharusnya itu sudah sesuai dengan yang diucapkan oleh sang nona.
@forestwoodsx ruangan, kemudian kembali menoleh padamu dengan senyuman. “Kemarilah, Tuan Hayashi. Di luar pemandangannya sangat indah, tidak cukup panas juga. Apakah tidak apa-apa jika kita duduk dan melanjutkan obrolan di luar?”
@forestwoodsx | Kupikir warga desa juga telah kembali, usai mendapat libur sepuluh hari. Di pertengahan jalan, aku melihatmu tidak jauh di depan. Lantas langkahku menyusul agar bisa bersisian, kenangan yang lalu melintas di kepala saat kami …
@forestwoodsx Aku menganggukkan kepala sekali, lalu membiarkan Tuan Marco menyiapkan es krim pesanan kami. “Aku sangat menantikan musim panas, meski musim semi masih akan berlangsung selama satu bulan lagi.” Ucapku seraya berjalan menuju kursi di luar …
sangat baik, aku senang mengenalnya.” Aku menoleh padamu seraya melangkahkan tungkai perlahan-lahan, hendak keluar toko karena telah mendapat apa yang dibutuhkan. | @soueelan
Terlampau mandiri serta diselimuti rasa sungkan untuk meminta bantuan adalah definisiku sendiri, karena itulah kamu jarang kuhubungi. Sebab aku selalu merasa tak ingin merepotkan orang lain, meskipun kamu mungkin tidak akan merasa keberatan.
“Dasar anak muda.” Begitu katanya sebelum aku meminta izin untuk berpamitan, lain kali aku akan datang lagi jika membutuhkan peralatan untuk menghasilkan sebuah karya lukisan. “Terima kasih sudah mengantarku kemari, Sebs. Nona pemilik toko …
@hymn_rufus “Permisi, Tuan Rufus.” Ucapku saat tiba di Jeber Mart, lalu tungkaiku berjalan mendekat. “Aku hendak membeli 10 basil seed, 10 doughballs baits, dan 1 gravel ticket, totalnya 240ꃬ benar tidak?” Menyerahkan MIC dan jumlah uang pas.
boleh kulewatkan, berterima kasih karena kamu bersedia menjadikan kebunmu sebagai tempat penanaman. Aku masih terdiam menunggu @monarchfell memimpin jalan, menuju kebun yang sebentar lagi akan ditanami dua puluh benih buah blueberry.
lantas aku mulai bergeser dari hadapan pintu rumah milik Federica. “Ah—terima kasih sudah mengizinkanku untuk menggunakan kebunmu, Nona. Aku berjanji akan merawatnya dengan benar, dan merapihkannya seperti semula saat selesai panen nanti.” Aku hampir melupakan hal yang tak …