@ardisatriawan Emangnya selama ini kami makan apa pak? Makan kayu dan batu?!
Nyatanya sebelum MBG ada juga roda ekonomi terus berputar kok. Malah lebih bagus, ga perlu saingan harga sama dapur sppg.
Tolong kalau mau bodoh, bodoh sendiri aja. Jangan ngajak-ngajak masyarakat dehh 😊
"ke 4 hakim yg memvonis saya 10 tahun penjara, tidak ada satupun yg berani melihat langsung ke mata saya"
"saya tau isi hati mereka, mereka tau saya tidak bersalah"
"hanya hakim Andi yg berani mengungkapkan kebenaran dan menyebut saya harus bebas tanpa syarat"
"Pidana tambahan pembayaran uang penganti senilai Rp 809 M sekian, apabila tidak dibayar dalam kurun waktu 1 bulan maka harta bendanya akan disita dan dilelang. Jika hartanya tidak mencukupi, diganti dengan hukuman 5 tahun penjara."
Gila, dimiskinkan cuk!
@entalpih Disaat banyak gen z di seluruh dunia yg mengurangi konsumsi alkohol dan banyaknya orang barat yg bangga udah lepas dari alkohol dan sober selama berbulan-bulan/bertahun-tahun. Di sinilah elu si paling mindset luar negeri malah kebelet konsumsi alkohol setiap hari 🥴🥴🥴
Gilaaaa!!!
Tuntutan thd Nadiem Makarim adl
*Penjara: 18 Tahun
*Denda : 1 Milyar (190 hari)
*Uang Pengganti 809 Miliar + 4 T (9th)
Pdhl di setiap persidangan dakwaan thd Nadiem terbantahkan.😓
Tetap kuat Nadiem 💪🏻
Masih ada proses selanjutnya.
Smoga Majelis hakim memegang asas keadilan & berpikir sangat jernih dlm memutuskan kasus ini.
Berani memegang prinsip beyond a reasonable doubt.
Amin 🙏🏻
KALAU PENYAKIT BISA BICARA MEREKA AKAN "TERIAKK"
1. TUMOR
“Aku tumbuh pelan-pelan karena kamu terlalu lama menahan.
Marah kamu simpan, sedih kamu tutup,
Kecemasan kamu pendam.
Yang tidak keluar... akhirnya mencari jalan sendiri.”
2. AUTOIMUN
“Aku muncul saat kamu terus melawan dirimu sendiri.
Di luar kamu bilang ‘aku kuat’, padahal di dalam kamu lelah.
Tubuhmu ikut bingung,
karena kamu tak pernah jujur pada rasa.”
3. KANKER
“Aku besar dari luka yang kamu kunci rapat.
Maaf yang tak pernah terucap.
Tangis yang tak pernah tumpah.
Sakit hati yang tak pernah sembuh.”
4. STRES KRONIS
“Aku bukan cuma di pikiran.
Aku masuk ke tidurmu, ke makananmu, ke napasmu.
Kamu bilang ‘aku baik-baik saja’,
padahal tubuhmu berteriak minta istirahat.”
5. INSOMNIA
“Aku datang karena kepalamu tak pernah benar-benar berhenti.
Kamu rebah, tapi pikiranmu masih berlari.
Kapan terakhir kali kamu benar-benar tenang?”
6. SAKIT MAAG / LAMBUNG
“Aku perih karena kamu terlalu sering ‘menelan’ keadaan.
Tidak enak hati.
Tidak enak menolak.
Tidak enak berkata jujur.”
Cukup...
Tubuh bukan musuh.
Ia hanya alarm.
Belajar dengarkan sebelum ia teriak lebih keras.