Selamat malam, kawan-kawan, sanak-kadang dan handai taulan. Ingin mengabari saja, bahwasanya saya dan Kalis dalam keadaan aman dan sehat sentosa. Terlalu sehat, malah.
Suwun buat kawan-kawan yang senantiasa peduli dan menjaga kami.
🙏🏻🙏🏻🙏🏻
ini lho kenapa dulu pada nolak uu tni teman-teman😊 sekarang semuanya sampe diklat cpns dimiliterisasi kan😊 belom kapok ama orba dan militerisasinya apa kalian😊
Iya. Mau cerita… Saya & istri nikah udah 15 tahun… kami pingin punya anak, bukan childfree, tapi sampe sekarang belum/nggak punya anak.
Udah gak keitung kami ditanya: “Kapan punya anak? Kok belum punya anak?” 😅
Kami di sisi yang ditanya, kami terus belajar gak cuma berhenti di nyalahin yang nanya.
Lagipula orang nanya gitu itu termasuk dalam hal yang nggak sepenuhnya bisa kami kendalikan.
1. Maka kami juga perlu memahami kenapa orang nanya begitu, penyebab sebenarnya di dalam dirinya apa, “understanding the why”, yaitu batin mereka terkondisi, terprogram, terkonstruksi secara sosial.
Mereka juga korban dari standar-standar yang mereka ikutin manut gitu aja, tanpa pernah mereka pertanyakan.
2. Dan kami juga perlu belajar mengawasi reaksi ego kami sendiri. Menyadari pikiran, perasaan, emosi yang muncul saat ditanya itu. Kami belajar untuk keluar dari pola keterkondisian batin kami & gak tergesa bereaksi ketika ditanya itu.
Penanya nanya begitu karena gak mengawasi dirinya sendiri. Kami gak ingin batin kami kayak kondisi batin penanya.
Oleh karena itu, kami belajar juga mengawasi reaksi ego kami sendiri.
Dengan 2 hal yang masih kami pelajari itu, maka pertanyaan-pertanyaan semacam itu nggak bisa menyakiti hati kami.
Perubahan dr WFO ke WFH itu sbnrnya mengalihkan tanggung jawab dr negara/swasta ke rumah tangga. Beban2 tambahan yg timbul hrs ditanggung o/ rumah tangga. Termasuk 📈 kerja domestik tdk dibayar yg dilakukan o/ perempuan. Shg narasi penghematan itu hrs dilihat dr perspektif siapa
Andrie Yunus adalah kita. Teror penyiraman air keras yang menimpanya adalah ancaman nyata bagi siapa pun yang berani bersuara. Dulu Novel Baswedan, lalu Andrie Yunus. Besok lusa bisa jadi kita, keluarga, atau teman kita. Jika kasus ini tidak diusut tuntas, sedangkan komedian berkomedi aja diusut sebegitunya. Masa sih kita gak boleh curiga?.
sy warga lamongan & rumah sy udh banjir sejak januari, tetangga rumahku malah udh banjiran sejak desember + lagi punya bayi 🥲 ke mana2 jalan rusak, bolong, licin krn lumut. dah mati rasa buat ngedumel. tahun lalu perasaan mentok banjir cuma 1 bulan, ini udh ada 3 bulan lebih...
Setelah ibunya meninggal abis ngelahirin adiknya, si anak 12 tahun ini harus ngebawa adiknya yang masih bayi untuk ditaro di tempat umum...
...dengan harapan ada yang mau merawat adiknya, dan adiknya punya masa depan yang tidak seperti dia...
Beneran gagal ini negara
Media keren lain yang saya rekomendasikan:
1. Bandung Bergerak
2. Historia
3. Remotivi
4. IndoPROGRESS
5. The Conversation
6. Mongabay Indonesia
7. Kota Kita
8. Natgeo Indonesia
9. Blognya Hoeda Manis (bukan media tapi kalian harus baca)
10. Project Multatuli
11. E-magazine Insider (anaknya Inilah Koran)
Ada satu lagi media yang membahas kebudayaan tapi saya lupa namanya.
Kalian tahu nggak kalau kemarin ada kebocoran gas Asam Nitrat di Cilegon?
Itu asap warna kuning/oren bukan polusi, itu uap Nitric Acid. Kalau terhirup bisa bikin paru-paru melepuh. Bayangin dampaknya buat warga sekitar Merak.
Emang bener sih, kalau mau update berita yang bener-bener real-time dan tanpa filter, X masih juaranya.
Ada orang Cilegon di sini?
Gimana kondisi di sana sekarang?