SBY buruk, Jokowi buruk. Tapi mereka sama sekali gapernah ngomong kayak gini dalam forum resmi. Seorang presiden, pemimpin negara bicara dengan kapabilitas yang cuma seperti ini.
Orang-orang yang memilih dia karena kasihan atau karena apapun, kalian berdosa sekali untuk seluruh manusia di negeri ini. Bajingan kalian dan pilihan kalian. Bedebah.
Banyak hal yang bikin geleng2 kepala waktu audit medis dan jumpa langsung sama BPJS, karena saya berusaha untuk keep waras, jadi saya cuma bawa ketawa aja
Pasien tidak bisa dikoding pulmonary edema sebagai dx sekunder pada dx primer CHF, CKD, karena BPJS beranggapan udem pulmo..
mantra hari ini:
tetaplah hidup untuk diri sendiri, whistlist-whistlist yang belum tercapai, untuk orang-orang yang tulus menyayangimu, untuk orang-orang yang menginginkanmu tetap hidup didunia ini, untuk semangkok mie ayam favorit, untuk segelas kopi favorit dan untuk orang yang terang-terangan ingin menjaga, menuntun, mengarahkan dan melindungimu.
BJ Habibie kuliah di luar negeri dengan biaya sendiri. Ibunya telah berjanji pada almarhum ayahnya bahwa Rudy harus kuliah di luar negeri.
"Saya memilih BJ Habibie karena anak itu kelihatan lebih serius dalam hal belajar...Sebenarnya kasihan adiknya yang juga minta disekolahkan di luar negeri, tetapi bagaimana, waktu itu untuk BJ Habibie saja saya harus melepas seluruh tabungan. Pokoknya, habis-habisan. Saya jual perhiasan, sebagai janda yang tak memiliki koneksi terpaksa saya harus berjuang sendiri demi anak," kata RA Tuti Marini Habibie, ibunda BJ Habibie, dalam The true life of Habibie: Cerita di Balik Kesuksesan kaya A. Makmur Makka (2008).
Laki-laki memang WAJIB meminimalisir bahasan cabul di tongkrongannya. Kenapa? Lu nggak akan pernah tahu siapa dari orang-orang yg nongkrong itu yg otaknya nggak waras dan jahat. Menurut kalian itu cuma bercanda, tapi menurut si gesrek ini bisa jadi nggak. Aku kasih tahu buktinya:
Gw tuh baru tau ada "trend" provide pacar 😅.
Gw punya anak perempuan, gw bayarin dari sekolah, life style, branded bags, liburan, fancy restos dll. Insya Allah ga pernah diajarkan minta-minta ke pacar, hanya boleh minta ke ortu.
Kalo amit-amit ga punya duit? ya belajar cukupkan apa yang ada, nabung, kerja, magang. Bukan cari pacar untuk menutup kekurangan finansial.
Ngga minta ke pacar ini bukan gegayaan, ini tentang struktur nilai.
Anak perempuan (dan laki-laki) perlu tumbuh dengan rasa cukup, harga diri, dan kemandirian. Supaya ntar pas milih pasangan, pilihannya datang dari posisi setara, bukan dari kebutuhan, apalagi ketergantungan.
Karena hubungan yang sehat itu dibangun dari dua orang yang berdiri utuh. Bukan dari satu menopang, dan satu bergantung.
Dan menurut gw, ini bekal penting untuk hidup jangka panjang.
"Gimana kalo udah mau nikah?"
Kalo konteksnya mau menikah, ya beda cerita. Yang saya bahas adalah situasi baru pacaran, atau malah sebelum pacaran udah punya ide ntar pacar harus membiayai ini itu.
"Gimana kalo dikasi, si perempuan ga minta?"
Pacar kalo ngasi berlebihan (meski ga diminta) -- saya akan suruh balikin dan akan saya tegur pacarnya. Tidak boleh berlebihan selama pacaran. Ngga boleh ada salah satu pihak yang dibuat merasa "berhutang" "sungkan". Semua harus setara power-nya.
Kalau dari awal sudah terbiasa diberi, nanti akan sulit membedakan mana cinta, mana transaksi.
Sebagai ortu yang serius urusan pendidikan dan sekolah anak, gw bertanya-tanya kenapa banyak artis beken dan pejabat di Indonesia yang notabene berkelimpahan secara finansial dan sumber daya, ga serius dengan sekolah anaknya.
I mean, kalo gw ya. Ketika anak berlimpah kemudahan, dia harus dikondisikan punya medan perjuangan sendiri -- ya salah satunya sekolah yang bener.
"Ga semua harus kayak elo kalik, iim"
Iya gw paham. But ini kita lagi mbahas sekolah. Hal paling mendasar dalam pembentukan manusia.
"Buat apa sekolah serius, kan duitnya udah banyak?"
Hmmm sekolah yang bener apalagi di kampus-kampus bagus, itu ga semata-mata soal nilai ijazah. Sekolah adalah medan latihan disiplin jangka panjang, belajar gagal dan bangkit lagi, belajar sistem yang rapih, belajar jadi nobody ditengah lautan orang-orang pinter lainnya.
Anak harus punya arena latihan serius sebelum dunia melatih mereka dengan cara yang jauh lebih kejam. Dan anak yang hidupnya paling mudah, adalah yang paling butuh dilatih dengan keras.
Privilege bisa memudahkan hidup, tapi tanpa karakter dan kapasitas, privilege bisa merusak.
Tonight at a shopping mall , I watched a 5 year old boy ask a little girl if he could hug her because he liked her sweater. She said, "No.” He smiled, "Okay! I like your sweater. Bye!" and ran back to his dad. To his dad, he proudly said: "I didn't hug her because she said no... but I told her I liked her sweater!" His dad replied, “Cool, buddy!" ...and they went on shopping.
If a 5-year-old boy can understand consent and respect a "No," then so can every adult
Bertemu itu menggembirakan. Tapi karena bertemu, kita mengalami perpisahan.
Memiliki itu menggembirakan. Tapi karena memiliki, maka kita akan mengalami kehilangan.
Setiap kegembiraan adalah pintu yang entah kapan, mau nggak mau bikin kita bertemu kesedihan.