Tiap ada bayi lahir, doanya selalu "Semoga jadi anak yang berguna bagi nusa, bangsa, dan agama."
โJarang banget dengar orang tua yang doanya begini: "Semoga aku bisa jadi rumah yang nyaman buat dia, bisa menjamin pendidikannya, dan memastikan dia tumbuh di lingkungan yang sehat."
โHarusnya kita dulu yang berjanji ke dia, bukan dia yang dituntut buat dunia.
budaya makan2 di tempat orang meninggal, dan keluarga yg ditinggal yg harus menyiapkan, membayar semua, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. lagi kena musibah harus keluar uang lagi
jadi ingat dulu ayah saya meninggal, di saat semua sedang kalut, menangis, berusaha berlapang dada, di saat yg sama harus menyiapkan sekian juta untuk tenda, orang melayat, makanan, dll.
seharusnya orang yg bertamu yg membawa makanan, memberikan uang, dan menghibur keluarga yg ditinggalkan.
just my opinion.
what iโve learned about rezeki, and this is truly powerful: rezeki isnโt always about getting what you want, itโs about not getting what would have destroyed you. and that is far more important.
Buat 20 dan 30an kali, ya:
1. Tubuh itu ngambeknya makin cepat setelah 40. Di usia 20/30-an kita masih ngerasa kebal. Misal, tidur jam 3 pagi besoknya masih bisa jogging. Tunggu umur 40. Salah bantal 2 cm aja besok bisa berasa patah leher. ๐ฉ๐ฉ๐ฉ๐ญ jadiโฆ perlakukan olahraga bukan hanya untuk gaya hidup, tapi survival kit.
2.Olahraga tuh bukan buat kurus doang. Tapi buat kualitas hidup yang lebih jos. Biar kita bisa naik tangga tanpa dengkul ngambek minta ganti oli, dan tanpa ngos-ngosan. Aku masih sanggup naik 5-6 lantai without losing my breath. Intinya, investasi terbaik di umur 20 dan 30an? Otot. Dividennya kerasa di umur 40an.
3. I know this is very hard especially to those who are still in the 20s. But please, stop spill semua ke media sosial. Oversharing itu gak keren. Seringnya malah jadi bumerang.
Semakin gede umur, aku semakin sadar: Privasi itu luxury. Ada hal yang makin indah kalau cuma kamu dan orang terdekat yang tau. Jangan jadikan hidupmu museum terbuka buat penonton yang nggak bayar tiket.
4. Mind your own business. Umur 20-30 tuh masih penuh overthinking soal apa kata orang sampe aku sadar: orang juga sibuk mikirin dirinya sendiri, bukan kita. Lebih tenang hidup kalau energi fokus ke hal-hal yang benar penting.
5. Cari inner peace, bukan applause.
Validasi itu candu, tapi โฆ Inner peace itu aset. Di pertengahan 30an aku akhirnya ngerti: ketenangan itu bukan datang dari likes, tapi dari boundaries dan tidur cukup. A bit more about boundaries: learn to say no without having to explain yourself, without feeling guilty apalagi ngerasa gak enak. Stop being a yes man yang pada akhirnya kita dijaidiin keset. Kita bisa banget jadi asertif dan tegas tanpa perlu menaikkan nada bicara.
6.Belajar investasi lebih cepat.
Di 30-an, uang tuh berasa gampang datang-gampang pergi. Di 40-an aku sadar: the earlier you invest, the earlier you can relax.
Jangan cuma kerja buat bayar tagihan, tapi kerja buat the future-you.
7. Jangan takut berubah.
Di umur 20an or 30an, sebagian dari kita masih sering ngerasa harus mempertahankan semuanya; citra, circle, pilihan hidup, bahkan yang udah nggak cocok lagi. Terus dengan tololnya mau-mauan dijadiin keset idup sama orang yang gak tau terima kasih karena takut ditinggalin. ๐ญ
Di pertengahan 30 an aku sadar:
perubahan itu bukan ancaman, tapi upgrade.
Masuk the big 4, aku sih udah bodo amat. I cut people off like putting trash in the trash can. And i kid you not, my life has never been better ๐
Banyak hal ternyata nggak perlu dipertahankan, cukup dilepas dengan elegan. Dan keputusan-keputusan yang dulu kita buat karena egoโฆ sekarang kita dapet clarity dan bisa lihat dengan jelas: mana yang beneran penting.
Hidup jadi lebih ringan ketika kita pilih diri sendiri, bukan ekspektasi orang.
Bjir panjang amat. (Balik ngadon brownies)
I just learned that period cramps are because our cervix has to dilate 1 cm to let blood go through. our cervix can go from 9-10 during labor. period cramps is like free trial contractions ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ๐ญ
Jobs are stressful. So is unemployment. Not finding a partner is stressful. So is having one. Working in an office is stressful. So is working with your hands. Having 50 clients is stressful. So is having none. Life is full of trade-offs. Donโt romanticise options you donโt know.