Serius ini info A100. Kasus fufufafa ternyata bikin orang-orang di internal calon penguasa baru jadi merasa risih alias tidak nyaman. Kecuali hanya tukang cuci majikan lama.
Bahkan yg lebih mengejutkan, kabarnya untuk tampil satu frame sama fufufafa saja ogah! Makanya skrg kita udah lama gak pernah lihat keduanya bersama.
Semua kaget dan heran. Termasuk raja sendiri jg dibuat heran. Gak nyangka ternyata pangeran sampai sperti itu kelakuannya. Bayangin saja ketikannya soal pengen susu, ng*ncuk, menstruasi, dll.🫣
Jadi kepikiran. Selama ini gembor2 revolusi mental itu buat siapa ? Siapa yg mau direvolusi mentalnya ? Ternyata buat dia sendiri dan keluarganya. Ampun.
Apa mungkin semua ini KARMA atas pengkhianatannya kepada 'orang tua' yang benar-benar tulus menyayanginya ? Ah, suuu dah lah. Kita nikmati saja alur ceritanya bermuara sampai mana.
[Creepypasta Mulyono]
Sejak awal, semua orang tahu Mulyono bukan sosok biasa. Sebagai staf khusus Presiden, aku melihat lebih dari yang bisa dipahami kebanyakan orang. Ketika ia terpilih sebagai Presiden Indonesia, seluruh negeri memujanya sebagai pemimpin yang merakyat. Namun di balik sorotan publik, ia adalah sosok lain: seorang entitas astral yang mampu mengubah realitas dengan kata-katanya.
Mulyono memiliki kemampuan yang tidak wajar, sebuah rahasia yang tersembunyi rapat dari penglihatan publik. Aku pertama kali menyadari hal ini dalam sebuah rapat kabinet. Ruangan yang awalnya riuh dengan debat tiba-tiba senyap saat Mulyono berbicara. Suaranya, rendah dan berat, tidak hanya memenuhi ruangan tetapi juga pikiran kami, mengarahkan kehendak dan pemikiran tanpa perlawanan.
Seiring berjalannya waktu, semakin jelas bahwa Mulyono tidak hanya mengendalikan kabinet, tetapi juga pemikiran rakyat. Ia menggunakan media dan pidato-pidatonya untuk menenun kebenaran sesuai dengan kehendaknya. Realitasnya, ia perlahan-lahan mengikis dasar demokrasi dan menggantinya dengan ilusi yang tak terbantahkan bahwa ia adalah pilihan terbaik untuk negara.
Misteri Mulyono bertambah rumit ketika aku menemukan ruang tersembunyi di Istana. Di sana, terdapat simbol-simbol kuno dan artefak yang, menurut saya, berhubungan dengan asal-usul astralnya. Setiap malam Jumat Kliwon, ia menghabiskan waktu berjam-jam di sana, berkomunikasi dengan apa yang ia sebut sebagai "Penjaga Gaib Nusantara." Dari sini, ia mendapatkan arahan untuk langkah-langkah selanjutnya dalam mempertahankan kekuasaannya. Ia pun mengeksekusinya dengan baik setiap hari Rabu Pon.
Ketakutanku bertambah ketika seorang teman yang mencoba mengungkap kebenaran ini menghilang secara misterius. Pencarian yang saya lakukan hanya mengarah pada lebih banyak pertanyaan tanpa jawaban, dan saya mulai merasa pengawasan yang tidak terlihat selalu mengikuti.
Kini, aku menulis ini sebagai catatan terakhir, sebuah peringatan jika aku pun menghilang. Mulyono bukan sekedar manusia; ia adalah manifestasi dari kekuatan yang lebih tua dan lebih gelap daripada Sejarah Indonesia itu sendiri. Dan dalam bayang-bayangnya, kita semua hanyalah pion dalam permainan kosmik yang tak terpahami. Waspada, dan jangan terlena oleh tatapan kosong yang mengaku sebagai harapan.